Jalur Maut Haurwangi: KAI Daop 2 Rilis Peringatan Keras Pasca-Insiden Tragis KA Siliwangi
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh: AlfredCIANJUR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Jawa Barat mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan jalur rel pasca-insiden tragis yang menewaskan seorang warga di Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Selasa (14/7).
Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo saat dihubungi, Selasa, mengatakan seorang warga bernama Sopandi (52) tertabrak kereta saat berjalan membelakangi KA Siliwangi yang hendak melintas pada Senin (14/7). Korban diduga tidak mendengar peluit kereta api yang telah berulang kali dibunyikan masinis.
"Kami akan meningkatkan sosialisasi agar dipatuhi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta guna menghindari hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur sebidang tanpa palang pintu," kata Kuswardoyo.
"Saat kejadian korban berjalan membelakangi yang kereta sedang melaju, peluit yang dibunyikan masinis berkali-kali tidak membuat korban menepi atau menghindar hingga akhirnya tertemper," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Bojongpicung Aipda Teddy Firmansyah, mengatakan Sopandi yang merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, tewas tertabrak KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi saat hendak memperbaiki saluran pipa air di sekitaran rel.
Korban berjalan menyusuri rel untuk memastikan pipa yang hendak diperbaiki, namun tidak menyadari ada kereta api yang melaju di belakangnya atau dari arah Cipatat menuju Cianjur, hingga akhirnya tertabrak kereta dan terpental sejauh 10 meter.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Korban hendak memperbaiki pipa air yang terletak bersebelahan dengan jalur kereta, saat bersamaan KA Siliwangi hendak melintas dari arah berlawanan, diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta yang sempat membunyikan peluit panjang," katanya.
Jasad korban sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Sopandi kemudian dimakamkan tidak jauh dari tempat tinggalnya di Kampung Kondang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!