Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Jadi Tuan Rumah Perdana Harmony in Diversity Award 2026, Perkuat Kohesi Sosial ASEAN

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 09:30 WIB | Oleh:
Jakarta Jadi Tuan Rumah Perdana Harmony in Diversity Award 2026, Perkuat Kohesi Sosial ASEAN Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Jakarta menjadi kota pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Harmony in Diversity (HID) Award 2026. Ajang penghargaan tingkat Asia Tenggara tersebut digelar sebagai upaya memperkuat solidaritas, kepercayaan, dan kepedulian antarmasyarakat di kawasan.

JAKARTA - Jakarta menjadi kota pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Harmony in Diversity (HID) Award 2026. Ajang penghargaan tingkat Asia Tenggara tersebut digelar sebagai upaya memperkuat solidaritas, kepercayaan, dan kepedulian antarmasyarakat di kawasan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penyelenggaraan HID Award 2026 merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat perdamaian, persahabatan, dan kohesi sosial di Asia Tenggara di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

"Kami memandang acara ini sebagai komitmen kolektif untuk memperkuat perdamaian, persahabatan, serta kohesi sosial di seluruh Asia Tenggara di tengah kondisi geopolitik global yang semakin kompleks," ujar Pramono saat Welcoming Dinner di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (14/7).

Berdasarkan data Southeast Asian Social Cohesion Radar, indeks kohesi sosial ASEAN saat ini mencapai 72,4 persen. Meski menunjukkan kondisi yang positif, Pramono menilai kolaborasi antarnegera tetap diperlukan agar harmoni di kawasan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, Harmony in Diversity Award menjadi wadah untuk memberikan apresiasi kepada individu yang berkontribusi dalam memperkuat kohesi sosial. Dari lebih dari 70 nominasi yang berasal dari berbagai negara Asia Tenggara, terpilih sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi besar bagi masyarakat.

"Di sinilah urgensi penyelenggaraan Harmony in Diversity Award. Dari lebih dari 70 nominasi yang masuk dari berbagai negara di Asia Tenggara, lahir figur-figur inspiratif yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," katanya.

Penghargaan Harmony in Diversity Award 2026 diberikan kepada individu yang dinilai berhasil membangun harmoni di tengah keberagaman budaya, agama, etnis, dan bahasa. Penilaian dilakukan menggunakan lima kriteria R.A.I.S.E., yaitu Relevance, Align, Innovation, Significance, dan Elevate.

Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan diberikan kepada Kardinal Orlando Beltran Quevedo atas kontribusinya dalam memediasi konflik di Mindanao melalui berbagai inisiatif dialog lintas agama, termasuk Bishops-Ulama Conference. Kiprah tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana komunikasi dan kolaborasi mampu menciptakan perdamaian di tengah perbedaan.

Pramono menegaskan, nilai keberagaman telah menjadi bagian dari identitas Jakarta sebagai kota global yang inklusif. Menurutnya, pemerintah daerah terus memberikan ruang bagi berbagai perayaan budaya dan keagamaan sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman masyarakat.

"Mulai dari Christmas Carol Kolosal, perayaan Imlek, parade Ogoh-ogoh, Jakarta Bedug Kolosal, hingga Waisak, semuanya mendapat ruang di kota ini. Keberagaman adalah sumber kekuatan utama Jakarta," tegasnya.

Acara penyambutan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari kawasan Asia Tenggara, termasuk mantan Presiden Singapura Halimah Yacob, Founder and Chair of 5P Global Movement Arsjad Rasjid, serta dua mantan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Marty Natalegawa.

Harmony in Diversity Award 2026 berlangsung pada 14–15 Juli 2026 dengan malam penganugerahan digelar di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Penghargaan ini diinisiasi Temasek Foundation dari Singapura bersama 5P Global Movement Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat harmoni dan kolaborasi di kawasan Asia Tenggara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Nasional
Maskapai Diminta Penuhi Hak...

Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Wapres Sara Duterte Bayar U...
Luar Negeri
PBB Setujui Teks Tentang Se...
Advertisement
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta? Polisi Bergerak, 1.200 Masker Dibagikan

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.