Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

13 Sekolah Maung dan Sektor Industri 'Dikawinkan' Pemprov Jabar, Cetak Lulusan SMK Siap Kerja

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 19:47 WIB | Oleh:
13 Sekolah Maung dan Sektor Industri 'Dikawinkan' Pemprov Jabar, Cetak Lulusan SMK Siap Kerja Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan keterangan di Bandung.

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk mengintegrasikan 13 Sekolah Manusia Unggul (Maung) dengan puluhan pelaku usaha guna mencetak lulusan siap kerja sekaligus memutus mata rantai pengangguran lulusan SMK di wilayah tersebut.

Langkah strategis "mengawinkan" dunia pendidikan kejuruan dengan sektor industri ini digulirkan sebagai salah satu solusi konkret untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan dan menyiapkan pemimpin masa depan menyongsong puncak bonus demografi.

"Anak-anak kita nanti pada 2045 menjadi future leader, menjadi para pemimpin masa depan bukan sebaliknya menjadi beban masa depan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dalam keterangan di Bandung, Rabu (15/7).

Herman menegaskan apabila bonus demografi ini tidak dikelola secara serius lewat skema kesesuaian keahlian (link and match), Jabar dikhawatirkan akan terjebak dalam jebakan kelas menengah (middle income trap). Oleh karena itu, kolaborasi erat dengan dunia usaha mutlak diperlukan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto merinci bahwa kemitraan ini melibatkan 13 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maung yang memiliki 99 konsentrasi keahlian dengan 26 perwakilan korporasi. Beberapa di antaranya adalah PT Solu Filantropi Teknologi, PT Usaha Adi Sanggoro, Hotel Novotel Bogor, hingga PT Sepa Coklat Indonesia.

Purwanto menilai potensi penguatan kompetensi siswa di Jabar sebetulnya sangat melimpah, mengingat wilayah ini memiliki ribuan korporasi yang siap menjadi ruang praktik nyata bagi para siswa.

"Industri bisa jadi living lab anak-anak, sehingga mereka tahu keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri," ucap Purwanto.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jabar, saat ini terdapat 1.123 industri potensial di Jawa Barat yang dapat dioptimalkan dukungannya demi mendongkrak standar mutu kelulusan SMK di tingkat regional maupun nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Daerah
Gempa NTT Masih Terus Berla...
Megapolitan
Senyum, Salam, Sapa, dan Sa...
Nasional
Ada Gerakan Selamatkan Pang...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.