Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Kebiasaan Menahan BAB Bisa Berisiko Konstipasi hingga Wasir

📅 Senin, 13 Jul 2026, 10:24 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penumpukan feses keras di rektum juga dapat menyebabkan inkontinensia feses, yaitu keluarnya feses secara tidak terkendali.

“Ketika ada gumpalan feses keras yang menyumbat rektum (impaksi feses), feses cair yang baru datang dari atas tidak memiliki jalan keluar sehingga merembes melewati sumbatan,” tutur Fong.

Adapun cara yang disarankan para ahli untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Fong menekankan saat tubuh memberi sinyal ingin BAB, segeralah ke toilet. Disarankan jangan duduk hingga mengejan terlalu lama di toilet sambil menunggu BAB.

“Batasi waktu duduk di toilet sekitar 2–5 menit. Jika dalam lima menit belum terjadi BAB, berarti tubuh memang belum siap,” ujar Fong.

Kemudian, penuhi kebutuhan serat itu membantu membentuk massa feses sehingga lebih mudah bergerak melalui saluran pencernaan. Sumber serat yang baik antara lain buah, sayur, kacang-kacangan hingga biji-bijian.

Kecukupan cairan juga sangat penting untuk menjaga kelancaran BAB. Selain air putih, cairan juga dapat diperoleh dari buah-buahan, sayuran, sup, maupun minuman lain yang mengandung air.

“Usus besar terus menyerap air dari feses. Jika tubuh terhidrasi dengan baik, feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan,” kata Fong.

Aktivitas fisik juga membantu kerja usus. Perubahan pola BAB terkadang menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

“Jika mengalami konstipasi selama tiga minggu atau lebih, nyeri perut hebat, mual, darah pada feses, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau perubahan mendadak pada pola BAB, segera konsultasikan dengan dokter,” kata Rao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.