Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baznas RI Luncurkan Kampung Zakat di Sumbar, Perkuat Ekonomi Mustahik Lewat Tenun.

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 09:40 WIB | Oleh:
Baznas RI Luncurkan Kampung Zakat di Sumbar, Perkuat Ekonomi Mustahik Lewat Tenun. Doc: Antara Foto
Ket. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Program Kampung Zakat, Zakat Community Development (ZCD) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha tenun berbasis komunitas di Nagari Ampalu, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (9/7).

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Program Kampung Zakat atau Zakat Community Development (ZCD) di Nagari Ampalu, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha tenun berbasis komunitas.

Pimpinan Baznas RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Mokhamad Mahdum, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu mengatakan Program Kampung Zakat merupakan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Melalui program ini, zakat tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penggerak usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik," katanya.

Mahdum menjelaskan pengembangan ekonomi dalam Program Kampung Zakat di Nagari Ampalu, diwujudkan melalui implementasi Program Zakat Community Development (ZCD) yang berfokus pada pemberdayaan kelompok tenun.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas RI, Kementerian Agama RI melalui Program Kampung Zakat, dan Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan total anggaran sebesar Rp638.279.390,- untuk 45 orang penerima manfaat.

"Anggaran program berasal dari kolaborasi Baznas RI sebesar Rp403.630.000,- dan Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar Rp234.649.390,-. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekonomi kreatif masyarakat berbasis potensi lokal," ujarnya.

Secara teknis, Mahdum mengatakan pendapatan tambahan mustahik diproyeksikan meningkat dari Rp576.741,- per bulan pada tahun pertama menjadi Rp1.226.074 per bulan pada tahun kedua.

"Dengan demikian, rata-rata pendapatan mustahik yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta per bulan diperkirakan meningkat menjadi sekitar Rp2,1 juta pada tahun pertama dan Rp2,7 juta pada tahun kedua," ucapnya.

Selain peningkatan pendapatan, Mahdum menyampaikan kapasitas produksi juga diproyeksikan meningkat. Produksi kain songket ditargetkan bertambah dari 40 lembar menjadi 80 lembar per bulan, sedangkan produksi kain tenun baju meningkat dari 75 lembar menjadi 150 lembar per bulan pada tahun kedua.

"Untuk mendukung pengembangan usaha tersebut, Baznas memberikan bantuan berupa dua pasang alat tenun bukan mesin (ATBM) modifikasi untuk produksi sarung dan selendang, lima unit alat tenun baju, bahan baku tenun, pelatihan pengembangan usaha, serta pembangunan rumah produksi," lanjut dia.

Mahdum menambahkan, program tersebut akan didampingi selama tiga tahun agar penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Ia berharap Program Kampung Zakat di Nagari Ampalu dapat menjadi contoh pemberdayaan zakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus mendorong lahirnya komunitas ekonomi yang mandiri di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi peluncuran Program Kampung Zakat oleh Baznas RI di Nagari Ampalu, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Ia menilai Program Kampung Zakat yang dikembangkan Baznas RI sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.