Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Bahaya! Jangan Tahan Lagi, Ini Dampak Ngeri dan Risiko Menahan BAB

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 21:12 WIB | Oleh:

Penumpukan feses keras di rektum juga dapat menyebabkan inkontinensia feses, yaitu keluarnya feses secara tidak terkendali.

“Ketika ada gumpalan feses keras yang menyumbat rektum (impaksi feses), feses cair yang baru datang dari atas tidak memiliki jalan keluar sehingga merembes melewati sumbatan,” tutur Fong.

Adapun cara yang disarankan para ahli untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Fong menekankan saat tubuh memberi sinyal ingin BAB, segeralah ke toilet. Disarankan jangan duduk hingga mengejan terlalu lama di toilet sambil menunggu BAB.

“Batasi waktu duduk di toilet sekitar 2–5 menit. Jika dalam lima menit belum terjadi BAB, berarti tubuh memang belum siap,” ujar Fong.

Kemudian, penuhi kebutuhan serat itu membantu membentuk massa feses sehingga lebih mudah bergerak melalui saluran pencernaan. Sumber serat yang baik antara lain buah, sayur, kacang-kacangan hingga biji-bijian.

Kecukupan cairan juga sangat penting untuk menjaga kelancaran BAB. Selain air putih, cairan juga dapat diperoleh dari buah-buahan, sayuran, sup, maupun minuman lain yang mengandung air.

“Usus besar terus menyerap air dari feses. Jika tubuh terhidrasi dengan baik, feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan,” kata Fong.

Aktivitas fisik juga membantu kerja usus. Perubahan pola BAB terkadang menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

“Jika mengalami konstipasi selama tiga minggu atau lebih, nyeri perut hebat, mual, darah pada feses, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau perubahan mendadak pada pola BAB, segera konsultasikan dengan dokter,” kata Rao. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Rupiah Rentan Tertekan - 15 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 15...
Olahraga
Tekuk Parma 2-1, Como 1907 ...

Atasi Torino 2-0, AS Roma Nangkring di Puncak

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atasi Torino 2-0, AS Roma N...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.