Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Daop 1 Jakarta Perbaiki Pagar Sterilisasi Jalur KA di Gunung Sahari, Tutup Akses Ilegal Demi Keselamatan

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 18:40 WIB | Oleh:
KAI Daop 1 Jakarta Perbaiki Pagar Sterilisasi Jalur KA di Gunung Sahari, Tutup Akses Ilegal Demi Keselamatan Doc: koran jakarta/dok
Ket. Pekerja melakukan perbaikan pagar sterilisasi di jalur Km. 4+0/2 petak Kampungbandan – Kemayoran di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) kembali melakukan langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Kali ini, melalui perbaikan pagar sterilisasi di jalur Km. 4+0/2 petak Kampungbandan – Kemayoran, tepatnya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Perbaikan pagar yang berlangsung selama dua hari, pada 21–22 September 2025, bertujuan menutup akses ilegal yang sering dimanfaatkan warga untuk menyeberang sembarangan maupun membuang sampah di sekitar rel.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan kawasan steril yang hanya boleh digunakan untuk operasional perkeretaapian.

“Perbaikan pagar di Gunung Sahari ini kami lakukan agar masyarakat tidak lagi melintas sembarangan. Selain berbahaya, aktivitas di sekitar rel juga mengancam keselamatan perjalanan KA. Kami juga mengingatkan agar warga tidak membuang sampah di area rel karena bisa mengganggu operasional sekaligus merusak lingkungan,” ujarnya, kemarin.

Langkah sterilisasi jalur KA ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pasal 181 ayat (1) secara jelas melarang setiap orang berada atau beraktivitas di ruang manfaat jalur KA selain untuk kepentingan operasional.

Bagi pelanggar, Pasal 199 mengatur ancaman pidana berupa penjara maksimal 3 bulan atau denda hingga 15 juta rupiah.

Aturan ini juga diperkuat oleh UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyebut jalur kereta api adalah daerah tertutup untuk umum.

KAI Daop 1 Jakarta mengajak masyarakat sekitar untuk mendukung upaya menjaga fasilitas perkeretaapian. Dengan tidak melanggar aturan dan ikut menjaga pagar sterilisasi, keselamatan bersama dapat lebih terjamin.

“Kepatuhan masyarakat menjadi kunci. Kalau jalur steril, risiko kecelakaan bisa ditekan, perjalanan KA juga lebih lancar,” tambah Ixfan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Megapolitan
Jakarta Rabu Pagi Diprediks...

AS Hapus Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Hapus Suriah dari Daftar...
Luar Negeri
PBB: Dunia Harus Mengendali...
Nasional
Pemerintah Perlu Pacu Indus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Kolombia Tegaskan Tidak Ada...
Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.