Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi, Gubernur Pramono Tekankan Sinergi BPJS

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi, Gubernur Pramono Tekankan Sinergi BPJS Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat layanan kesehatan melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meresmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih merata, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat layanan kesehatan melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meresmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih merata, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.

Peresmian rumah sakit tersebut dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Kamis (9/7). Kehadiran fasilitas kesehatan baru ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas layanan kesehatan di Jakarta sekaligus mendukung pemerataan pelayanan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah Jakarta Timur.

"Rumah sakit ini adalah wujud nyata sinergi dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik, merata, dan berkualitas," ujar Gubernur Pramono.

Menurut Pramono, Jakarta saat ini telah memiliki 195 rumah sakit yang terdiri dari 31 rumah sakit umum daerah (RSUD), 10 rumah sakit vertikal, 11 rumah sakit TNI/Polri, 10 rumah sakit milik BUMN dan kementerian, serta 133 rumah sakit swasta. Bertambahnya fasilitas kesehatan dinilai akan semakin memperkuat sistem pelayanan kesehatan di ibu kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan seperti Mayapada Hospital Jakarta Timur, kapasitas layanan kesehatan Jakarta akan semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Pramono juga mengungkapkan bahwa cakupan Universal Health Coverage (UHC) di DKI Jakarta hingga Maret 2026 telah mencapai 98,74 persen. Capaian tersebut, menurutnya, perlu terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, rumah sakit swasta, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar layanan kesehatan semakin inklusif.

"Kami berharap kerja sama Mayapada Hospital dengan BPJS Kesehatan dapat memperluas akses layanan sekaligus memperkuat sistem rujukan bagi masyarakat Jakarta," harapnya.

Lebih lanjut, Pramono menilai kehadiran Mayapada Hospital Jakarta Timur akan membantu pemerataan layanan kesehatan di kawasan timur ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pembangunan RS Royal Batavia Cakung sebagai bagian dari upaya menambah kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dengan semakin banyaknya fasilitas kesehatan modern, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan unggulan. Layanan tersebut mencakup kesehatan ibu dan anak, jantung, kanker, neurologi, trauma, rehabilitasi medis, hingga pemeriksaan kesehatan atau medical check-up.

"Kami ingin masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan berkualitas. Rumah sakit ini juga diharapkan mampu memperkuat layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bagi masyarakat Jakarta," pungkas Gubernur Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.