Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Uji Formula Kolaborasi Swasta untuk Hidupkan Empat Kebun Raya

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Uji Formula Kolaborasi Swasta untuk Hidupkan Empat Kebun Raya Doc: ANTARA/ HO-PT MNR
Ket. Empat Kebun Raya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dikelola melalui pihak swasta.

BOGOR – Pengelolaan kawasan konservasi merupakan elemen penting dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati sekaligus memastikan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan.

Tata kelola yang efektif tidak hanya berfokus pada perlindungan ekosistem dan habitat satwa, tetapi juga mengintegrasikan kepentingan masyarakat sekitar melalui pemanfaatan yang terukur, ekowisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Di tengah meningkatnya tekanan akibat alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan aktivitas ilegal, penguatan pengawasan, kolaborasi multipihak, serta pemanfaatan teknologi pemantauan menjadi kunci untuk menjaga fungsi ekologis kawasan konservasi sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadikan kemitraan dengan pihak swasta sebagai model pengelolaan empat Kebun Raya untuk memperkuat konservasi, riset, edukasi, dan pelayanan publik.

Kepala BRIN Arif Satria dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/7), mengatakan penguatan kemitraan publik-swasta atau public-private partnership (PPP) menjadi salah satu strategi menghadapi perubahan global sekaligus mendorong pembangunan berbasis inovasi.

Empat kawasan konservasi tumbuhan eks-situ tersebut yakni Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali yang pengelolaan pelayanan publik dan wisatanya melibatkan PT Mitra Natura Raya (MNR).

"Salah satu strategi utama dalam menghadapi masifnya perubahan global adalah penguatan kemitraan publik-swasta atau Public-Private Partnership (PPP). Sektor swasta memiliki peran krusial dalam memajukan industri nasional," kata Arif.

Melalui skema kemitraan tersebut, BRIN tetap menjalankan fungsi utama dalam penelitian, konservasi keanekaragaman hayati, dan riset lingkungan, sedangkan MNR menangani aspek pelayanan publik dan wisata.

Pengelolaan oleh pihak swasta mencakup manajemen pengunjung, pelayanan keramahtamahan, diversifikasi produk wisata kreatif, kebersihan, pemasaran digital, hingga pemeliharaan fasilitas umum.

Skema tersebut juga memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) periset di BRIN lebih fokus menjalankan tugas utama dalam penelitian dan konservasi, tanpa terbebani operasional harian fungsi wisata Kebun Raya.

Sejak kemitraan berjalan pada 2020, sedikitnya 13 taman tematik di empat Kebun Raya telah direvitalisasi dan diresmikan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan aset sekaligus mendukung fungsi konservasi.

Modernisasi juga dilakukan melalui pengembangan program Kultura dan Immerzoa. Kultura mengemas edukasi budaya Indonesia secara bergantian di kawasan Kebun Raya, sedangkan Immerzoa memanfaatkan teknologi visual imersif untuk menyampaikan edukasi mengenai siklus hidup tumbuhan dan hewan.

Managing Director PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto mengatakan kemitraan tersebut membuktikan bahwa inovasi kreatif sektor swasta dapat berjalan beriringan dengan kepentingan riset dan konservasi.

"Kesuksesan kemitraan Kebun Raya ini memiliki proporsi yang seimbang antara optimalisasi aset, pengembangan bisnis kreatif wisata, serta menjaga marwah Kebun Raya yang erat dengan komunitas akademik dan isu lingkungan," kata Marga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.