Bekasi Genjot Pariwisata Lewat Seni Ujungan
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 03:32 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka“Harapan kami, seni Ujungan Bekasi tetap menjadi napas budaya kabupaten ini di tengah modernisasi yang berkembang sangat cepat. Budaya harus mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati dirinya, sehingga generasi mendatang tetap mengenal akar budaya sendiri, tukasnya.
Ketua Pemangku Seni Budaya Bekasi (Pangsi), Drahim Sada, menambahkan ujungan merupakan tradisi yang telah hidup di tengah masyarakat sebelum kemerdekaan, yakni sekitar tahun 1940. Bekasi pada masa itu dikenal sebagai daerah agraris dengan hamparan persawahan.
“Tradisi ujungan ini menjadi bagian dari perayaan pesta panen. Jawara-jawara dari berbagai kampung berkumpul bukan untuk bertarung, tetapi untuk bermain, ujarnya.
Drahim mengaku nilai-nilai yang diwariskan melalui seni tradisi ujungan adalah semangat kebersamaan dan persaudaraan antarmasyarakat dengan pesan sosial persahabatan. wid/Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!