Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikira Batu Biasa, Nelayan Sungai di Blitar Tak Sadar Injak Benda Diduga Roket Militer!

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Dikira Batu Biasa, Nelayan Sungai di Blitar Tak Sadar Injak Benda Diduga Roket Militer! Doc: ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota
Ket. Polisi mengecek temuan benda yang diduga roket atau rudal di aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (8/7).

BLITAR - Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, menurunkan tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur menyusul laporan warga terkait penemuan benda logam misterius yang diduga kuat sebagai roket atau rudal di aliran Sungai Lahar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Rabu (8/7). 

Kasi Humas Polres Blitar Kota Ajun Komisaris Polisi Samsul Anwar mengemukakan pihaknya berkoordinasi dengan tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur setelah menerima laporan penemuan benda berbahan logam tersebut.

"Karena benda tersebut diduga roket atau rudal, kami langsung berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jatim yang berada di Kediri," kata Samsul di Blitar, Rabu.

Ia menjelaskan benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga saat mencari ikan di sungai. Benda berbahan logam itu ditemukan dalam kondisi berkarat dan sebagian masih tertancap di dasar sungai.

Saat itu, warga mengira benda yang diinjaknya adalah batu. Namun, setelah disinari menggunakan senter, terlihat benda berbahan logam berbentuk lonjong dengan empat sirip pada salah satu ujungnya.

Benda tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 centimeter, telah berkarat, dan sebagian masih tertancap di dasar sungai serta terjepit batu berukuran besar.

Awalnya warga yang menemukan itu benda tersebut tidak berani memindahkan benda itu dan baru melaporkannya kepada ketua RT.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian setelah dilakukan pengecekan bersama perangkat kelurahan dan Bhabinkamtibmas setempat.

Samsul mengatakan proses evakuasi belum dapat dilakukan karena posisi benda masih tertancap di dasar sungai sehingga menyulitkan proses pengangkatan.

"Hingga saat ini benda tersebut belum bisa diamankan karena masih tertancap di dasar sungai. Tim masih berupaya melakukan pengangkatan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi risiko, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area tersebut hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

Polisi juga belum dapat memastikan benda tersebut maupun asal-usulnya. Kepastian mengenai jenis serta kondisinya akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Jibom Brimob.

"Belum bisa dipastikan apakah masih aktif atau tidak. Tim masih bekerja di lokasi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," kata Samsul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
KADIN Ungkap Teknologi Buka...

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Ekonomi
Pos Indonesia Disebut Gagal...
Nasional
Menekraf Ingin Tenun jadi K...
Olahraga
Xavi Hernandez Resmi Jadi P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.