Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Teh Hijau dan Oolong Hasilkan Kombucha Paling Kaya Antioksidan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi: Teh Hijau dan Oolong Hasilkan Kombucha Paling Kaya Antioksidan Doc: IST
Ket. Teh oolong

JAKARTA - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jenis teh yang digunakan sebagai bahan dasar kombucha dapat mempengaruhi kandungan antioksidan dan senyawa bermanfaat di dalam minuman fermentasi tersebut. 

Kombucha adalah teh fermentasi kaya probiotik dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan imunitas. Kombucha telah menjadi tren minuman kesehatan yang sedang populer di Indonesia.

Dilansir dari Eating Well, hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry mengungkapkan bahwa kombucha yang dibuat dari teh hijau dan teh oolong menghasilkan profil antioksidan dan senyawa bioaktif yang lebih baik dibandingkan jenis teh lainnya.

Tim peneliti dari Wroclaw University of Environmental and Life Sciences dan Wroclaw Medical University di Polandia membandingkan kombucha yang dibuat dari lima jenis teh, yakni teh hijau, teh hitam, teh putih, teh oolong, dan pu-erh.

Seluruh sampel difermentasi menggunakan resep dan kondisi yang sama selama 10 hari. Peneliti kemudian menganalisis setiap sampel sebelum fermentasi dimulai, pada hari kelima, dan hari kesepuluh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi berlangsung dengan pola yang relatif sama pada seluruh jenis teh. Namun, bahan dasar teh memberikan pengaruh besar terhadap kandungan antioksidan pada kombucha yang dihasilkan.

Aktivitas antioksidan seluruh kombucha umumnya meningkat selama beberapa hari pertama fermentasi dan mencapai puncaknya pada hari kelima sebelum mulai stabil.

Di antara lima jenis teh yang diuji, kombucha berbahan teh oolong memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Sementara itu, kombucha dari teh putih mencatat aktivitas antioksidan paling rendah.

Peneliti juga menemukan bahwa kombucha berbahan teh hijau menunjukkan aktivitas antiinflamasi paling kuat dalam pengujian laboratorium, serta memberikan hasil yang menjanjikan pada indikator yang berkaitan dengan kesehatan otak.

Adapun kombucha berbahan teh oolong menunjukkan hasil terbaik pada penanda yang berhubungan dengan pengaturan gula darah.

Berdasarkan temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa teh hijau dan teh oolong merupakan bahan dasar yang menghasilkan kombucha dengan kandungan senyawa bermanfaat paling tinggi.

Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa seluruh pengujian dilakukan di laboratorium menggunakan kultur sel dan tabung uji, bukan pada manusia. Karena itu, hasil penelitian belum dapat memastikan bahwa manfaat serupa akan terjadi setelah minuman dikonsumsi.

Selain itu, temuan tersebut hanya berlaku untuk kombucha, bukan untuk secangkir teh hijau atau teh oolong yang diseduh tanpa melalui proses fermentasi.

Peneliti menambahkan bahwa hasil penelitian juga dapat berbeda dengan produk kombucha komersial karena minuman yang dijual di pasaran umumnya melalui proses fermentasi dan penyimpanan yang berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Kuba Gelap: Jaringan Listri...
Luar Negeri
BBM Mahal, Kendaraan Listri...
Luar Negeri
Mumbai Lumpuh Diterjang Ban...
Microsoft PHK 4.800 Karyawan di Seluruh Dunia

Microsoft PHK 4.800 Karyawan di Seluruh Dunia

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.