Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 5 Februari, 8 Desa Masih Terisolasi

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 5 Februari, 8 Desa Masih Terisolasi Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah warga bergotong-royong membersihkan puing-puing rumah yang rusak pascabencana di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh, Minggu (11/1/2026).

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi menetapkan perpanjangan ketujuh status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama tujuh hari hingga 5 Februari 2026 mendatang.

"Memperpanjang status tanggap darurat bencana di Kabupaten Aceh Tengah, mulai tanggal 30 Januari sampai dengan 5 Februari 2026," kata Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Aceh Tengah, Kamis (29/1).

Haili Yoga mengatakan, perpanjangan masa tanggap darurat ini dilakukan karena masih terdapat delapan desa dari dua kecamatan di kabupaten setempat yang masih terisolasi pascabencana.

"Delapan desa masih terisolasi, sehingga kita perpanjang tujuh hari lagi, desa terisolasi itu berada Kecamatan Linge lima desa, dan Kecamatan Ketol ada tiga desa," ujarnya.

Masih terisolasinya desa tersebut, kata dia, pertama karena masih terdapat longsoran jalan dan jembatan, sehingga belum dapat dilalui kendaraan, bahkan untuk sepeda motor. Masyarakat di sana, masih membutuhkan bantuan, dan disalurkan melalui udara menggunakan helikopter.

"Maka kami atas nama pemerintah Aceh Tengah masih memperpanjang status daripada daerah kita sebagai tanggap darurat, kalau dalam tujuh hari ke depan selesai, maka akan selesai (tanggap daruratnya) seperti itu," katanya.

"Harapan kita kepada pemerintah provinsi dan pusat, memang ini harus menjadi perhatian serius kita, kaitannya dengan daerah yang terisolir seperti ini," sambung Haili Yoga.

Dirinya menuturkan, perbaikan infrastruktur di sana terkendala karena luas sungainya, terutama di Kecamatan Ketol mencapai sekitar 300 meter, sehingga daerah tidak mampu memperbaikinya, maka harus ada bantuan pusat, dan kini sudah mulai berproses berkat bantuan TNI/Polri.

Kemudian, untuk wilayah Kecamatan Linge, jembatan di sana juga masih putus, baru dapat dilalui kendaraan roda dua, dan juga masih terbatas, sehingga kebutuhan masyarakat susah didapatkan.

"Maka kita menyampaikan bahwa delapan desa ini cukup berat. Karena ini harus dilakukan oleh pemerintah pusat seperti itu," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menjelaskan bahwa kondisi masyarakat Kecamatan Ketol hanya sebagian kecil yang masih bertahan di tenda pengungsian, rata-rata sudah kembali ke rumah.

Sedangkan di Kecamatan Linge, masyarakat di sana banyak yang masih mengungsi, karena desa mereka sudah diterjang banjir dan longsor, bahkan sebagian tidak memiliki rumah lagi.

"Kita harapkan juga masyarakat, hunian sementara (Huntara) sedang berproses, ini sementara daripada rumah masyarakat, apalagi kita mau menghadapi bulan suci Ramadhan," demikian Haili Yoga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Wali Kota Bandung Sebut Pem...
Daerah
BNN Kota Bandung Ajak Masya...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.