Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Bergantung pada Satu Energi! Pengamat Dorong Diversifikasi Listrik

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Bergantung pada Satu Energi! Pengamat Dorong Diversifikasi Listrik Doc: ANTARA/ HO-PLN UID Kalselteng.
Ket. Pengukuran debit air aliran sungai oleh petugas verifikasi teknis PLN sebagai bagian dari studi kelayakan pemanfaatan aset untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Gayo Lues, Aceh.

JAKARTA – Diversifikasi energi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Pengembangan bauran energi yang lebih beragam, termasuk energi baru dan terbarukan, dapat meningkatkan keandalan pasokan, menekan risiko gejolak harga energi global, serta mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Dalam jangka panjang, keberhasilan diversifikasi energi tidak hanya memperkuat stabilitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional melalui sistem energi yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Pengamat energi sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Feiral Rizky Batubara menilai diversifikasi energi menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan ketahanan sistem kelistrikan nasional.

Feiral dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/7), mengatakan hal ini menyusul risiko pemadaman listrik berskala besar atau blackout masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi.

“Mitigasi risiko blackout perlu dilakukan melalui penguatan sistem kelistrikan secara menyeluruh, termasuk diversifikasi sumber energi dan peningkatan pembangkit yang mampu menyediakan pasokan listrik secara stabil,” kata dia.

Feiral mengatakan gangguan pada sistem kelistrikan tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat memberikan tekanan terhadap sektor industri.

Salah satu energi alternatif yang dapat menjadi opsi adalah panas bumi, yang ia nilai stabil dan mampu menjadi bagian dari antisipasi risiko blackout.

“Karakternya stabil, dapat beroperasi 24 jam, tidak bergantung pada cuaca dan bisa berperan sebagai baseload di sistem kelistrikan,” kata Feiral.

Menurut Feiral, kemampuan panas bumi untuk beroperasi stabil selama 24 jam menjadikannya salah satu sumber energi potensial dalam memperkuat keandalan pasokan listrik nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi.

“Antisipasi blackout harus dilihat sebagai agenda besar penguatan sistem. Dalam kerangka itu, panas bumi dapat menjadi salah satu pilar penting karena potensinya tersebar di banyak wilayah Indonesia,” ujarnya.

Feiral mengatakan potensi panas bumi Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah memberikan peluang besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Namun, pengembangan panas bumi perlu berjalan beriringan dengan penguatan jaringan transmisi dan distribusi, peningkatan cadangan daya, pengembangan sistem penyimpanan energi seperti Battery Energy Storage System (BESS), penyediaan pembangkit cadangan, digitalisasi jaringan listrik, hingga diversifikasi sumber energi.

Indonesia sendiri memiliki cadangan panas bumi sebesar 24 gigawatt (GW) atau sekitar 40 persen dari cadangan dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polres Jakbar Ringkus Dua P...
Nasional
DPR: Penyebaran Budaya LGBT...
Megapolitan
Turis Prancis Dijambret Pon...
Megapolitan
Warga Bogor Kekurangan Air ...

Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Siapkan Peng...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.