Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Berikan Insentif Pembebasan PBB-P2 Tahun 2025, Ini Syaratnya

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Berikan Insentif Pembebasan PBB-P2 Tahun 2025, Ini Syaratnya Doc: Getty Images

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengeluarkan kebijakan insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tahun pajak 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 281 Tahun 2025 dan mulai berlaku sejak 8 April 2025.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @humaspajakjakarta, disebutkan bahwa insentif ini memberikan pembebasan PBB-P2 sebesar 100 persen khusus untuk tahun pajak 2025. Namun, tidak semua Wajib Pajak secara otomatis memperoleh fasilitas ini, sebab terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi.

Syarat Wajib Pajak yang Berhak atas Pembebasan PBB-P2:

  1. Rumah tapak dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sampai dengan Rp2 miliar atau rumah susun dengan NJOP sampai dengan Rp650 juta.

  2. Jika Wajib Pajak memiliki lebih dari satu objek pajak, maka hanya objek dengan NJOP tertinggi yang dapat dibebaskan.

  3. Insentif hanya berlaku untuk Wajib Pajak orang pribadi.

  4. Nomor Induk Kependudukan (NIK) wajib sudah tervalidasi di akun Pajak Online.

Validasi NIK yang dimaksud adalah:

  • NIK yang diinput merupakan milik nama yang tertera di Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2.

  • Server data pajak daerah telah terintegrasi dengan server data kependudukan nasional.

  • NIK yang dimasukkan harus valid, yakni tercatat dalam server kependudukan, pemiliknya masih hidup, dan nama pada SPPT harus sesuai dengan nama di data kependudukan (termasuk penulisan dan urutannya).

Apabila nama yang tertera pada SPPT PBB-P2 sudah meninggal dunia, maka Wajib Pajak harus terlebih dahulu mengurus permohonan mutasi atau balik nama agar dapat menikmati fasilitas pembebasan ini.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta menyampaikan bahwa kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Di sisi lain, insentif ini juga menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam mendorong pembangunan Jakarta yang lebih baik.

“Dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat DKI Jakarta dalam memenuhi kewajiban perpajakannya sebagai bentuk kontribusi untuk pembangunan Kota Jakarta yang lebih baik,” tulis Bapenda Jakarta dalam keterangan resminya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
55 Juta Warga Pantura Teran...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.