Misi Bersejarah Mesir di Piala Dunia 2026 Bertumpu pada Kekuatan Tim Bukan Hanya Salah
📅 Senin, 06 Jul 2026, 08:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraFondasi tersebut tercermin dalam komposisi skuad. Dari 26 pemain yang dibawa Hossam Hassan ke Piala Dunia 2026, sebanyak 17 pemain berasal dari Liga Primer Mesir.
Dominasi kompetisi domestik semakin terlihat lewat kontribusi klub-klub besar seperti Al Ahly, Zamalek, dan Pyramids FC.
"Al Ahly dan Zamalek adalah kekuatan tradisional, sedangkan Pyramids berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun Al Ahly tetap menjadi pusat sepak bola Mesir. Dengan populasi sekitar 120 juta jiwa, mungkin hampir 100 juta orang mendukung Al Ahly," tutur Garcia Sanjuan.
Tak heran jika Al Ahly menyumbang delapan pemain ke skuad Piala Dunia. Lima di antaranya menjadi starter saat Mesir mengalahkan Australia, termasuk Emam Ashour yang mencetak gol, sementara Trezeguet masuk sebagai pemain pengganti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Garcia Sanjuan, kesinambungan para pemain yang telah lama bermain bersama menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Mesir menembus fase gugur.
"Salah memang bintang terbesar mereka, tetapi fondasi perjalanan Mesir di Piala Dunia ini dibangun oleh kekuatan kolektif, identitas permainan, dan kualitas kompetisi domestik. Hal-hal itulah yang bisa membuat mereka menjadi lawan yang sangat berbahaya bagi Argentina," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!