Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Targetkan Tampung 2.500 Mahasiswa di Akhir 2026, ITSB Incar Status Research University

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Targetkan Tampung 2.500 Mahasiswa di Akhir 2026, ITSB Incar Status Research University Doc: Dok. Istimewa

BEKASI — Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB) yang terletak di Jalan Ganesha Boulevard Bekasi, kini tengah bersiap melakukan akselerasi besar dalam dunia pendidikan swasta.

Kampus yang lahir dari kolaborasi antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Sinar Mas ini memantapkan langkahnya untuk bertransformasi menuju research university. Upaya pengembangan ini berjalan beriringan dengan target untuk dapat menaungi hingga 2.500 mahasiswa pada penghujung tahun 2026.

Rektor ITSB, Carmadi Machbub, menegaskan bahwa reputasi dua lembaga besar yang menaungi almamater tersebut dirasa belum cukup untuk menjadikan ITSB sebagai perguruan tinggi pilihan utama masyarakat.

Menurutnya, publik memerlukan acuan konkret seperti status akreditasi untuk melihat seberapa jauh kualitas pembelajaran yang ditawarkan. Oleh karena itu, peningkatan akreditasi kini menjadi fokus utama yang terus dikejar oleh pihak manajemen kampus.

"Apa yang dilihat publik tentu menjadi faktor penting, membangun optimisme. Tetapi tidak cukup hanya itu karena untuk dapat menjadi perguruan tinggi pilihan, mereka juga ingin melihat seberapa jauh kualitas pembelajaran ITSB, antara lain dengan melihat ke status akreditasi yang dimiliki. Meski bukan satu-satunya tolok ukur, tapi akreditasi menjadi acuan yang paling dipahami masyarakat. Nah, kami harus mengejar peningkatan akreditasi itu," kata Carmadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7).

Di sisi lain, penyesuaian statuta telah dilakukan sejak setahun silam sebagai landasan bagi ITSB untuk memperluas visinya. Jika sebelumnya fokus lembaga berada di bidang sains dan teknologi, kini ITSB mengusung visi baru untuk menjadi perguruan tinggi terkemuka di bidang sains, teknologi, dan bisnis.

Langkah awal dari transformasi jangka panjang yang ditargetkan mewujud dalam 15 hingga 20 tahun ke depan ini akan dirintis melalui pembukaan program-program studi tingkat magister dan doktor.

Bagi perguruan tinggi swasta yang sedang meningkatkan akreditasinya, promosi dinilai sebagai sebuah keniscayaan untuk menawarkan program studi secara aktif demi masa depan calon mahasiswa. Salah satu strategi unik yang diterapkan ITSB adalah mengajak mahasiswanya untuk memanfaatkan akun media sosial pribadi mereka guna memperkenalkan kampus ke khalayak luas.

Inisiatif digital ini terbukti efektif menarik minat calon mahasiswa luar daerah. Keisha Leotta, mahasiswi semester dua Program Studi Diploma 4 Teknologi Pengolahan Pulp dan Kertas asal Surabaya, mengaku mendaftarkan diri setelah melihat tayangan live TikTok salah satu kakak tingkatnya. Ketertarikan tersebut bahkan membuatnya mengalihkan niat awalnya yang semula ingin mendalami pendidikan kebidanan.

Sementara itu, cerita lain datang dari Zaqy Omar Ibrahim, mahasiswa tahun pertama Fakultas Teknik Sipil yang mengetahui keberadaan ITSB lewat penelusuran internet pada Jumat siang (8/5/2026).

Kehadiran Sinar Mas sebagai penaung kampus menjadi pertimbangan penting bagi Omar dan orang tuanya karena menjanjikan prospek kerja yang lebih pasti.

Sebagai lulusan SMK Perguruan Cikini (Percik) Jakarta Utara pertama yang berkuliah di sana, keberhasilan Omar mendapatkan beasiswa sempat membuat teman-temannya kagum.

Dampaknya, belasan adik kelas Omar turut mendaftarkan diri untuk mengikuti jejaknya di kampus Deltamas. Langkah ini membuktikan pentingnya promosi ITSB dalam menjangkau lulusan sekolah menengah di luar Kabupaten Bekasi, seperti wilayah Jakarta Utara yang baru berhasil dijangkau setahun terakhir.

Tersedianya beragam program beasiswa menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa. Omar mengisahkan bahwa sebagai penerima beasiswa, ia dapat menghemat biaya perkuliahan hingga 70 persen setiap semester, yang sangat membantu meringankan beban orang tuanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenkes Sebut Nakes Dilindungi Hukum Nasional

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Sebut Nakes Dilind...
Luar Negeri
Cita Rasa Rendang dan Kopi ...
Nasional
Pemerintah Sebut Tarif List...
Rona
MALIQ & D’Essentials Siap...
133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.