Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag Lebak: Harga Cabai Mengalami Penurunan 

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag Lebak: Harga Cabai Mengalami Penurunan  Doc: ANTARA
Ket. Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak mengalami penurunan, karena pasokan dari petani melimpah.

LEBAK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan harga komoditas cabai mengalami penurunan karena pasokan dari petani melimpah, terlebih memasuki musim kemarau.

Kepala bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak Yani di Lebak, Sabtu (04/7), mengatakan saat ini komoditas cabai mengalami penurunan harga. Berdasarkan pemantauan di sejumlah lokasi di daerah tersebut, harga cabai keriting mencapai Rp47.500 per kilogram (kg), padahal sebelumnya Rp48.000 per kg dan cabai merah besar Rp51.800 per kg dari sebelumnya Rp5.350 per kg.

‎Begitu juga cabai rawit hijau Rp48.300 per kg dari sebelumnya Rp49.000 per kg dan cabai rawit merah Rp60.200 per kg dari sebelumnya Rp60.500 per kg.

‎Harga bawang merah juga mengalami penurunan dari RpRp43.900 per kg menjadi Rp43.500 per kg, sedangkan bawang putih sebelumnya mencapai Rp43.300 per kg menjadi Rp42.000 per kg.

‎"Kami meyakini menurunnya harga cabai dan bawang itu, karena di sentra produksi memasuki musim panen, sehingga distribusi ke pasar melimpah," katanya menjelaskan.

‎Sementara itu, Rudi , seorang pedagang sayuran di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya kini menerima pasokan cabai dan bawang melimpah, sehingga harga di pasaran mulai menurun.

‎"Kami sejak sepekan terakhir ini bisa menjual hingga delapan kuintal cabai dan bawang,karena mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya hanya tiga kuintal," katanya menjelaskan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Megapolitan
Konjungsi dan Okultasi Venu...

Aksi Damai Digelar Serikat Petani Indonesia

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Aksi Damai Digelar Serikat ...

Perkembangan Operasi SAR KMP Virgo Transport 8

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Perkembangan Operasi SAR KM...
Nasional
OTT Dirjen ATR/BPN Bikin Ge...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.