Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cita Rasa Rendang dan Kopi dari UMKM RI Hadir di Borneo Carnival Sarawak

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cita Rasa Rendang dan Kopi dari UMKM RI Hadir di Borneo Carnival Sarawak Doc: ANTARA
Ket. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching Abdullah Zulkifli.

KUALA LUMPUR – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah Indonesia membawa cita rasa kuliner rendang asal Sumatera Barat dan kopi nusantara di acara Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0 yang berlangsung pada 2–12 Juli 2026 di Miri, Sarawak, Malaysia.

Dalam acara tersebut UMKM Indonesia bersama delegasi seni budaya Indonesia mendapatkan dukungan penuh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi dan budaya Indonesia sekaligus memperluas akses pasar produk UMKM nasional di kawasan Borneo.

KJRI Kuching dalam keterangan kepada ANTARA di Kuala Lumpur, Sabtu (04/7), menyampaikan partisipasi Indonesia dilaksanakan melalui kerja sama KJRI Kuching dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang) serta koordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Sumatera Barat.

Sebanyak tujuh pelaku UMKM dari Sumatera Barat memamerkan sekitar 250 kilogram produk unggulan yang terdiri atas rendang, aneka makanan olahan khas Minangkabau, kopi, rempah-rempah, wastra, dan kerajinan tangan yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia.

Selain promosi produk unggulan, Indonesia juga menampilkan pertunjukan seni budaya melalui Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, yang membawakan berbagai tarian tradisional Minangkabau selama penyelenggaraan festival.

Kehadiran produk ekonomi kreatif dan pertunjukan seni tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Sarawak dan pengunjung internasional.

Pada acara pembukaan TOBC 4.0, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Abdullah Zulkifli, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Sarawak dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya festival yang menjadi wadah mempererat persahabatan, saling pengertian, dan kerja sama masyarakat di kawasan Borneo.

"Taste of Borneo bukan sekadar festival kuliner, tetapi juga merupakan perayaan atas keberagaman budaya, tradisi, dan nilai-nilai bersama yang mempererat hubungan antarmasyarakat lintas negara," kata Konjen Abdullah Zulkifli.

Festival tersebut sekaligus menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta produk-produk unggulan Indonesia kepada masyarakat internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen RI memperkenalkan Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia yang memiliki keindahan alam, kekayaan budaya Minangkabau, serta kuliner yang telah dikenal dunia, termasuk Rendang.

Konjen RI mengundang masyarakat Sarawak dan komunitas internasional untuk berkunjung ke Sumatera Barat guna menikmati secara langsung kekayaan budaya, kuliner, serta keramahan masyarakat Indonesia.

Ketua Umum DPP GEBU Minang Oesman Sapta Odang, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa partisipasi pada TOBC 4.0 merupakan bentuk kontribusi GEBU Minang dalam mendukung pemberdayaan UMKM sekaligus memperkenalkan budaya Minangkabau kepada masyarakat internasional.

Sementara itu, Ketua Delegasi GEBU Minang, Liza Mustafa Abubakar, menyampaikan harapan agar keikutsertaan pada festival tersebut dapat membuka peluang ekspor, memperluas jejaring usaha, menarik investasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat.

TOBC 4.0 diikuti oleh peserta dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Tiongkok, serta menjadi salah satu festival budaya dan kuliner terbesar di wilayah Sarawak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemerintah Kabupaten Sumene...
Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Kaji Usul...
Daerah
Kementan Percepat Peningkat...
Nasional
Kemenkes Sebut Nakes Dilind...
133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.