Rencana Danantara Terbitkan Laporan Keuangan Dinilai Jadi Langkah Awal, Tata Kelola Masih Diuji
📅 Jumat, 03 Jul 2026, 18:55 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta – Rencana Danantara Indonesia menerbitkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 dinilai menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat transparansi dan tata kelola pengelolaan aset negara. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk membangun akuntabilitas yang kuat.
Konsistensi dalam menyampaikan laporan secara tepat waktu, keterbukaan informasi, serta pelaksanaan audit independen akan menjadi tolok ukur penting dalam membangun kepercayaan publik dan investor terhadap pengelolaan investasi strategis nasional.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli, menilai publikasi laporan keuangan konsolidasian dapat menjadi fondasi penting bagi Danantara untuk membangun sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi dan sejalan dengan praktik terbaik sovereign wealth fund (SWF) di tingkat global.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa komitmen terhadap transparansi tidak boleh berhenti pada penerbitan laporan keuangan semata.
"Tentu kita apresiasi langkah Danantara yang akhirnya akan merilis laporan keuangan. Namun, kalau kita bicara soal komitmen transparansi tata kelola, merilis laporan saja belum cukup," ujar Dipo dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (3/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Danantara berencana akan merilis laporan keuangan konsolidasian, setelah seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merampungkan laporan keuangan per 30 Juni 2026.
Dipo mengingatkan bahwa transparansi tata kelola yang baik tidak hanya diukur dari tersedia atau tidaknya laporan keuangan, namun perlu diperhatikan ketepatan waktu pelaporan.
Ia menyarankan Danantara untuk dapat menyampaikan laporan keuangan tepat waktu, serta memenuhi kelengkapan informasi mengenai pengelolaan aset serta proses audit oleh pihak independen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Ia tidak memungkiri bahwa langkah Danantara dalam mengkonsolidasikan laporan keuangan seluruh BUMN menjadi langkah positif, karena menunjukkan adanya upaya membangun sistem pelaporan yang lebih terintegrasi dan komprehensif.
Menurutnya, langkah itu dapat menjadi landasan bagi penguatan pengawasan, peningkatan efisiensi, serta penciptaan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.
"Ini langkah awal yang baik, tapi Danantara masih perlu membuktikan standar tata kelola yang lebih disiplin ke depannya," ujar Dipo.
Dipo berharap, konsistensi dalam penerapan prinsip tata kelola yang baik dapat membangun kepercayaan publik dan investor terhadap Danantara sebagai lembaga pengelola investasi strategis nasional.
“Oleh karena itu, keberlanjutan reformasi tata kelola serta peningkatan kualitas pelaporan keuangan perlu terus diperkuat agar kredibilitas lembaga semakin kokoh,” ujar Dipo.
Kinerja Positif
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!