Rencana Danantara Terbitkan Laporan Keuangan Dinilai Jadi Langkah Awal, Tata Kelola Masih Diuji
📅 Jumat, 03 Jul 2026, 18:55 WIB | Oleh: Tim PenulisSebelumnya, Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menjelaskan bahwa laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia tahun buku 2025, saat ini masih berada dalam proses penyusunan sesuai tahapan audit yang berlaku.
Ia memastikan bahwa laporan keuangan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengumumkan bahwa seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di dalam ekosistem, telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
"Danantara turut menyampaikan sejumlah sorotan atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang mencerminkan ketahanan, transformasi dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional,” ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Danantara mengumumkan beberapa contoh kinerja perusahaan BUMN yang menunjukkan pertumbuhan positif pada periode April 2025 hingga April 2026.
Rohan menyebut bahwa pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah perusahaan BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara.
"Di luar entitas yang ditampilkan, masih terdapat berbagai BUMN lain yang juga mencatatkan perkembangan kinerja positif, dan terus menjadi bagian dari agenda transformasi berkelanjutan Danantara,” ujar Rohan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa contoh perusahaan BUMN yang mencatatkan kinerja positif periode April 2025-April 2026, diantaranya PT Pertamina mencatatkan peningkatan laba 80 persen year on year (yoy) menjadi Rp24,9 triliun per April 2026, dan PT Pupuk Indonesia mencatatkan peningkatan laba 202 persen (yoy) menjadi Rp3,2 triliun per April 2026.
Lalu, Pelindo mencatatkan peningkatan laba 169 persen (yoy) menjadi Rp900 miliar per April 2026, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan peningkatan laba 15 persen (yoy) menjadi Rp21,2 triliun pada April 2026
Kemudian, PT Krakatau Steel Tbk mencatatkan laba Rp635 miliar pada April 2026 dari sebelumnya rugi Rp981 miliar, dan PT Kimia Farma Tbk mencatatkan laba Rp108 miliar pada April 2026 dari sebelumnya rugi Rp160 miliar.
BUMN yang mencatatkan laba dari sebelumnya rugi tersebut seiring aksi restrukturisasi dan capital support dari PT Danantara Asset Management (DAM)
Selain peningkatan kinerja laporan keuangan, Danantara juga telah mulai merealisasikan mandat investasinya, melalui sejumlah investasi strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025.
“Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang,” ujar Rohan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!