Komputasi AI Semakin Dekat, AMD Dorong Pemrosesan Langsung di PC
📅 Jumat, 03 Jul 2026, 22:58 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai telah mengubah peran komputer pribadi (PC) dari sekadar perangkat komputasi menjadi asisten cerdas yang mampu meningkatkan produktivitas, kreativitas, hingga pengalaman bermain gim. Kemampuan AI kini tidak lagi bergantung pada layanan berbasis cloud, melainkan dapat dijalankan langsung di perangkat pengguna.
General Manager APAC AMD, Alexey Navolokin, mengatakan AI telah menjadi bagian nyata dari kehidupan sehari-hari dengan menghadirkan berbagai kemudahan bagi pelajar, pekerja profesional, kreator konten, hingga gamer.
Menurutnya, pengguna kini dapat memanfaatkan AI untuk merangkum dokumen panjang, menerjemahkan berbagai jenis konten, hingga membuat notulen rapat secara offline tanpa harus mengirimkan data sensitif ke server eksternal.
"AI akhirnya hadir langsung di perangkat yang digunakan setiap hari. Teknologi ini tidak lagi sekadar konsep, tetapi telah menjadi alat yang membantu masyarakat bekerja, berkreasi, dan bermain dengan lebih efisien," ujar Alexey dalam keterangan tertulis pada hari Jumat (3/7).
Di sektor produktivitas, AI disebut mampu membantu para profesional mengelola pekerjaan yang semakin kompleks. Berbagai aplikasi berbasis AI kini dapat terhubung dengan email, kalender, hingga platform manajemen proyek untuk menyusun prioritas pekerjaan dan memberikan rekomendasi secara otomatis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemampuan tersebut dinilai mampu mengurangi kebutuhan pengguna untuk berpindah-pindah aplikasi, sehingga alur kerja menjadi lebih efisien, terutama bagi manajer proyek dan pekerja yang menangani banyak tugas secara bersamaan.
Sementara itu, di industri kreatif, AI juga mulai mengubah proses produksi konten digital. Berbagai aplikasi kini memungkinkan kreator meningkatkan resolusi gambar maupun video, mengedit konten dengan lebih cepat, hingga menerapkan efek visual kompleks secara real time.
Teknologi berbasis AI juga semakin mempermudah pembuatan materi pemasaran, konten media sosial, serta pengeditan foto dan video melalui fitur otomatisasi yang mengurangi proses manual.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Alexey, perkembangan tersebut membuat teknologi kreatif yang sebelumnya hanya dapat diakses oleh kalangan profesional kini semakin mudah digunakan oleh lebih banyak orang.
Di sektor gim, AI turut menghadirkan peningkatan kualitas visual melalui teknologi seperti FidelityFX Super Resolution (FSR). Teknologi tersebut memungkinkan tampilan grafis menjadi lebih tajam sekaligus meningkatkan frame rate tanpa mengorbankan kualitas gambar.
Alexey menilai perubahan terbesar justru terletak pada kemampuan AI yang diproses langsung di dalam perangkat (on-device AI). Pendekatan ini dinilai memberikan keuntungan dari sisi privasi, kecepatan, serta efisiensi penggunaan daya.
"Ketika PC memproses informasi sensitif secara lokal, kendali atas data tetap berada di tangan pengguna. Respons juga dapat diberikan secara instan tanpa bergantung pada server jarak jauh, sehingga komputer kembali menjadi perangkat yang benar-benar personal," katanya.
Ia menambahkan, kemampuan AI lokal juga memungkinkan perangkat bekerja lebih efisien dengan konsumsi daya yang rendah, sehingga mendukung mobilitas pengguna.
Untuk mendukung perkembangan tersebut, AMD menghadirkan prosesor Ryzen AI 400 Series dan Ryzen AI Max+ yang menggabungkan arsitektur CPU Zen 5, GPU Radeon, serta Neural Processing Unit (NPU) berbasis arsitektur AMD XDNA 2.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!