Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Program Pusat, Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Sekolah Rakyat Berasrama

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Dukung Program Pusat, Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Sekolah Rakyat Berasrama Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, Jumat (3/7).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, Jumat (3/7).

Menurut Pramono, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam membuka kesempatan hidup yang lebih baik bagi generasi muda. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.

"Tidak ada yang boleh tertinggal dalam memperoleh manfaat pembangunan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang membuka harapan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Gubernur Pramono.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program bantuan pendidikan yang telah berjalan di Jakarta sepanjang 2026. Pemprov DKI Jakarta menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 kepada 707.477 peserta didik, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 15.825 mahasiswa, serta Program Pemutihan Ijazah Tahap I bagi 2.026 peserta didik.

Selain itu, sebanyak 90 siswa yang menempuh pendidikan di SRMA 10 Jakarta Selatan juga tetap memperoleh manfaat dari program KJP Plus. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memastikan peserta didik tetap mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan meski mengikuti program Sekolah Rakyat.

Pramono menilai keberadaan Sekolah Rakyat menjadi peluang besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperbaiki masa depan melalui pendidikan. Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi mengenai pentingnya bantuan pendidikan sehingga memahami manfaat besar yang diberikan program tersebut kepada masyarakat.

"Saya merasakan sendiri bagaimana pentingnya bantuan pendidikan. Kalau dulu saya tidak mendapatkan beasiswa, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Karena itu, saya percaya Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang bagi anak-anak Indonesia," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden RI, Pramono juga menyatakan kesiapan Pemprov DKI Jakarta untuk mengkaji penyediaan lahan seluas lima hingga delapan hektare. Lahan tersebut direncanakan digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat berasrama yang mampu menampung sekitar 1.000 siswa di wilayah Jakarta.

Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, prestasi yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Kehadiran sekolah berasrama juga diharapkan memberikan lingkungan belajar yang lebih optimal bagi peserta didik.

"Jika memungkinkan, kami akan menyiapkan lahan sekitar lima hingga delapan hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat berasrama bagi sekitar 1.000 siswa di Jakarta. Kami berharap sekolah ini dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemprov DKI Jakarta terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan.

"Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur Pramono Anung yang selama ini terus berkolaborasi agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik. Kami juga menyambut baik kesiapan Pemprov DKI untuk mendukung tambahan sekolah rintisan yang dapat menampung sekitar 1.000 siswa di Jakarta," katanya.

Saifullah menjelaskan bahwa pada tahap awal pelaksanaan, Sekolah Rakyat di Jakarta memanfaatkan sejumlah aset pemerintah yang telah dinyatakan layak oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyelenggaraan sekolah dapat berjalan lebih cepat sambil menyiapkan pembangunan fasilitas permanen.

Saat ini, pemerintah telah menyiapkan sekitar 10 lokasi sebagai sekolah rintisan di Jakarta. Delapan lokasi di antaranya sedang menjalani proses renovasi, termasuk gedung milik Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Pejompongan serta lokasi lain di kawasan Marunda dan Curug.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.