Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Pegunungan Hidupkan Pasar-pasar Tradisional

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Pegunungan Hidupkan Pasar-pasar Tradisional Doc: ANTARA
Ket. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papua Pegunungan Darmanto.

WAMENA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan setempat berupaya menghidupkan kembali atau merevitalisasi pasar tradisional di delapan kabupaten guna memperlancar distribusi bahan pangan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papeg, Darmanto, di Wamena, Selasa (30/7), mengatakan pemda harus dapat menghidupkan pasar tradisional di delapan kabupaten supaya menarik masyarakat untuk datang berbelanja dengan kondisi pasar yang baik.

“Menghidupkan atau merevitalisasi pasar merupakan strategi penguatan ekonomi kerakyatan dan sinkronisasi kebijakan daerah kabupaten dan provinsi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pasar tradisional,” katanya.

Menurut dia, dalam revitalisasi pasar tradisional ada empat komponen utama yang dikedepankan di antaranya pilar ekonomi kerakyatan, tantangan pasar tidak aktif, sinkronisasi kebijakan, dan visi ekonomi inklusi.

“Berbicara mengenai pilar ekonomi kerakyatan, dimana pasar sebagai fondasi utama ekonomi lokal yang memperkuat daya beli masyarakat dan jalur distribusi bahan pokok,” ujarnya.

Dia menjelaskan sementara tantangan pasar tidak aktif ialah pemerintah daerah harus mengidentifikasi hambatan infrastruktur dan manajemen yang menghambat produktivitas ekonomi tingkat daerah.

“Pemerintah delapan kabupaten melalui organisasi perangkat daerah atau OPD teknis harus turun ke lapangan, melihat apa saja yang harus dibenahi di pasar tradisional supaya masyarakat sendiri dapat bersemangat berjualan, maupun pembeli yang datang karena kondisi pasarnya baik,” katanya.

Dia menambahkan, sinkronisasi kebijakan dilakukan melalui koordinasi strategis antara administrasi pembangunan dan OPD teknis dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk efisiensi program revitalisasi.

“Peningkatan pasar tradisional itu jangan dilakukan oleh pemerintah kabupaten sendiri, tetapi koordinasi dengan pemerintah provinsi supaya saling membantu sehingga beban daerah menjadi ringan,” ujarnya.

Sementara visi ekonomi inklusi, kata dia, perlu diterapkan untuk mewujudkan ekosistem pasar modern yang nyaman berdaya saing dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.