Regenerasi Petani di Magelang Diperkuat Lewat Pelatihan Teknologi, Pembiayaan, dan Pemasaran
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 19:25 WIB | Oleh: Haryo BronoMAGELANG – Bayer Indonesia menggelar temu 500 petani muda di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (29/6), sebagai bagian dari Program Satria (Sinergi Petani Muda Mitra Bayer untuk Indonesia). Program tersebut bertujuan mempercepat regenerasi petani melalui peningkatan kapasitas generasi muda di sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Cakra Buana, Kecamatan Ngablak, itu digelar di tengah tantangan regenerasi petani di Indonesia. Berdasarkan Sensus Pertanian 2023 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 66,44 persen petani di Indonesia berusia di atas 45 tahun. Sementara itu, proporsi petani muda hanya mencapai 21,93 persen dari total petani nasional.
Khusus di Kabupaten Magelang, kondisinya juga serupa. Menurut Data BPS Kabupaten Magelang mencatat hanya 27.425 dari total 177.765 petani aktif atau sekitar 15,43 persen yang tergolong berusia muda.
Head of Better Life Farming (BLF) Bayer Indonesia, Maria Magdalena Pakpahan, mengatakan regenerasi petani menjadi salah satu tantangan penting bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.
"Generasi muda berperan penting bagi kemajuan dan ketahanan pangan Indonesia. Better Life Farming memberikan kami pengalaman bagaimana pendampingan yang tepat mampu mengubah cara petani bekerja dan meningkatkan kehidupan mereka. Kini Program Bayer Satria menjadi pendekatan baru untuk menguatkan transformasi pertanian generasi berikutnya," ujar Maria dalam keterangan tertulis pada hari Selasa (30/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Program Satria merupakan pengembangan dari inisiatif Better Life Farming (BLF) yang dijalankan Bayer sejak 2020. Menurut perusahaan, program tersebut telah mendampingi lebih dari 1,8 juta petani lahan kecil di Indonesia melalui berbagai kegiatan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Melalui Satria, Bayer menyasar petani muda maupun generasi muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian. Program ini memberikan pelatihan mengenai praktik pertanian berkelanjutan, pemanfaatan teknologi modern, pemasaran digital, hingga akses terhadap pembiayaan dan pasar.
Pelaksanaan program dibangun di atas empat pilar utama, yakni inovasi teknologi pertanian, pemasaran digital, penguatan ekosistem pertanian melalui akses pembiayaan dan kemitraan, serta pembentukan agen perubahan atau Bayer Ambassador yang diharapkan dapat menyebarkan praktik pertanian yang baik kepada komunitasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kegiatan di Magelang, peserta memperoleh pelatihan budidaya cabai merah keriting dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang dikembangkan Bayer. Perusahaan memperkenalkan paket budidaya cabai yang diklaim mampu meningkatkan hasil panen pada lahan seluas 0,5 hektar dari sekitar 3,5 ton menjadi 4,3 ton dalam satu musim tanam selama lima bulan.
Selain pelatihan teknis, peserta juga memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pembiayaan non-KUR yang bekerja sama dengan lembaga keuangan. Dari sisi pemasaran, para petani muda diperkenalkan dengan jaringan pemasaran komoditas cabai dan kentang melalui kemitraan.
Program tersebut juga membekali peserta dengan kemampuan memanfaatkan media sosial untuk memasarkan hasil pertanian. Materi disampaikan bersama influencer di bidang pertanian guna membantu petani meningkatkan kemampuan pemasaran digital.
Salah seorang peserta, Arum Wulandari, petani asal Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, mengatakan pendampingan yang diterimanya tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis bertani, tetapi juga memperluas jejaring antarpetani.
"Selain memperkuat kemampuan dalam menerapkan praktik pertanian modern, program ini juga menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring dengan sesama petani sehingga kami lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha tani yang berkelanjutan," ujarnya.
Bayer menyatakan Program Satria akan diperluas ke sejumlah daerah sentra pertanian lainnya setelah sebelumnya juga dilaksanakan di Padang pada Juni 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!