Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MinyakKita Bau Solar, Bulog Perintahkan Produsen Tarik Produk yang Sudah Beredar

📅 Senin, 29 Jun 2026, 12:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
MinyakKita Bau Solar, Bulog Perintahkan Produsen Tarik Produk yang Sudah Beredar Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) melakukan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT. Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Sabtu (27/6)

KARANGANYAR – Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani melakukan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT. Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) pada Sabtu (27/6). Sidak tersebut dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait produk MinyaKita yang diduga berbau solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.

Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi persyaratan kualitas, aman, dan layak dikonsumsi.

Dalam sidak tersebut, Direktur Utama BULOG meninjau secara langsung seluruh tahapan produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas produksi guna memastikan penerapan standar kualitas dan higienitas oleh pihak produsen sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pangan yang disalurkan kepada masyarakat.

Menindaklanjuti hasil pemeriksaan lapangan serta laporan yang diterima dari masyarakat, Direktur Utama BULOG memberikan instruksi tegas sebagai langkah cepat penanganan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan produk MinyaKita produksi PT KMR yang terindikasi berbau menyerupai solar. Atas temuan tersebut, Direktur Utama BULOG memerintahkan penarikan seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah diterima masyarakat sebagai langkah antisipatif untuk melindungi konsumen. Selain itu, BULOG juga memerintahkan dilaksanakannya pengujian laboratorium terhadap sampel produk guna mengetahui penyebab pasti serta menjadi dasar penetapan langkah dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama BULOG menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, setiap produk yang diduga tidak memenuhi standar mutu harus segera ditarik dari peredaran sambil menunggu hasil pengujian laboratorium.

"BULOG tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik. Selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya," tegas Direktur Utama BULOG.

BULOG juga memastikan proses penarikan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta pihak-pihak terkait. Masyarakat yang telah menerima produk MinyaKita produksi PT KMR akan memperoleh penggantian produk yang memenuhi standar mutu sehingga hak masyarakat tetap terlindungi. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab BULOG dalam memastikan setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan.

Perum BULOG berkomitmen untuk terus menjaga kualitas setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Bersama para mitra, BULOG akan memperkuat pengawasan di seluruh rantai pasok guna memastikan seluruh produk pangan yang diterima masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Terus Mempercepat Belanja

6 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pemprov Terus Mempercepat B...
Luar Negeri
Yen Jepang Sentuh Level Ter...
Nasional
RUU Kepulauan Harus Perkuat...
Luar Negeri
AS Akan Berlakukan Tarif Ba...

Transisi Energi Butuh Reformasi Subsidi

11 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Transisi Energi Butuh Refor...
Daerah
ITS Kembangkan Bakteri untu...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.