Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua Komisi III DPRD Jabar Dorong Pemerataan Investasi, Soroti Perizinan hingga Kepastian Hukum.

📅 Senin, 29 Jun 2026, 10:23 WIB | Oleh:
Ketua Komisi III DPRD Jabar Dorong Pemerataan Investasi, Soroti Perizinan hingga Kepastian Hukum. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas pemerataan investasi agar tidak hanya terpusat di satu wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas di seluruh daerah.

"Oleh karena itu, supaya tidak turun berarti nilai investasinya harus ditingkatkan kemudahan kepastian iklim investasi," kata Jajang di Bandung, Minggu.

Jajang mengatakan realisasi investasi di Jawa Barat pada 2025 telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah dengan nilai hampir mencapai Rp300 triliun.

Menurut dia, capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terkait investasi, ini melampaui daripada target. Ini juga membuat pertumbuhan ekonomi meningkat lebih tinggi dari tahun 2024,” kata Jajang.

Meski demikian, ia menilai pemerintah daerah masih perlu menjaga momentum tersebut dengan meningkatkan kemudahan perizinan, kepastian hukum, iklim investasi, pembangunan infrastruktur, serta kualitas tenaga kerja agar investasi terus tumbuh dan tersebar lebih merata.

“Lalu infrastruktur dan tenaga kerjanya juga harus ditingkatkan kembali,” ujarnya.

Menurut dia, sektor industri pengolahan, khususnya manufaktur seperti otomotif, elektronik, dan tekstil, masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.

Ia menambahkan pada sektor infrastruktur dan transportasi, perdagangan besar, konstruksi, serta pertanian juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia berharap peningkatan investasi ke depan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga memperluas pemerataan pembangunan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah di Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.