Studi Global Temukan Inflamasi Tingkatkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke
📅 Minggu, 28 Jun 2026, 17:08 WIB | Oleh: Haryo BronoSenior Consultant Department of Cardiology National Heart Centre Singapore sekaligus Profesor pada Duke-NUS Medical School, Carolyn S.P. Lam, mengatakan hasil penelitian tersebut mengubah cara pandang terhadap risiko penyakit kardiovaskular.
"Inflamasi bukan lagi isu sekunder, melainkan faktor utama yang mendorong peningkatan risiko pada jutaan pasien penyakit kardiovaskular di seluruh dunia yang masih rentan mengalami komplikasi meskipun telah menerima terapi terbaik yang tersedia saat ini," tuturnya.
Menurut Carolyn, konsistensi temuan inflamasi pada berbagai kelompok pasien membuka peluang bagi pendekatan terapi yang secara khusus menargetkan inflamasi untuk mengurangi risiko komplikasi di masa mendatang.
Seiring berkembangnya bukti ilmiah tersebut, sejumlah organisasi profesi internasional, seperti European Society of Cardiology (ESC), American Heart Association (AHA), dan American College of Cardiology (ACC), mulai memasukkan peningkatan kadar hsCRP sebagai biomarker yang dapat membantu menilai risiko penyakit kardiovaskular sekaligus menentukan strategi pencegahan yang lebih intensif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Novo Nordisk menyatakan akan terus mendukung penelitian dan pengembangan inovasi dalam penanganan penyakit kronis, termasuk diabetes, obesitas, dan penyakit kardiometabolik. Perusahaan menilai pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor risiko, termasuk inflamasi, diharapkan dapat membantu menghadirkan penanganan yang lebih tepat dan komprehensif bagi pasien penyakit kardiovaskular.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!