Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT KAI: Ribuan Penumpang Gunakan Stasiun Pasarnguter di Sukoharjo

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 16:15 WIB | Oleh:
PT KAI: Ribuan Penumpang Gunakan Stasiun Pasarnguter di Sukoharjo Doc: KAI
Ket. Stasiun Pasarnguter

SUKOHARJO - Sebanyak 3.006 penumpang menggunakan jasa transportasi kereta api melalui Stasiun Pasarnguter di Kabupaten Sukoharjo. Jumlah itu terdiri atas 1.805 pelanggan naik serta sebanyak 1.201 pelanggan turun di stasiun.

Masyarakat menggunakan layanan Kereta Api (KA) Batara Kresna dengan tarif perjalanan murah sebesar Rp4.000. Layanan transportasi massal ini menghubungkan Solo Raya dengan sentra jamu tradisional di Kecamatan Nguter.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan nilai strategis dari keberadaan Stasiun Pasarnguter. Stasiun kecil tersebut berada dekat dengan simpul ekonomi lokal serta destinasi wisata budaya jamu tradisional.

“Stasiun Pasarnguter memiliki karakter yang sangat kuat karena terhubung dengan kehidupan masyarakat Nguter. Di sekitar stasiun, ada pasar jamu, perajin, pedagang, keluarga, dan wisatawan yang semuanya menjadi bagian dari perputaran ekonomi daerah. KAI ingin layanan kereta api hadir dekat dengan kebutuhan masyarakat seperti ini,” ujar Anne.

Ia menyatakan kehadiran stasiun ini memberikan dampak positif bagi konektivitas masyarakat di pedesaan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi kunyit di wilayah tersebut mencapai angka 287.500 kilogram.

“Ketika sebuah stasiun berada dekat dengan pusat aktivitas warga, manfaatnya terasa luas. Ada pedagang yang lebih mudah bepergian, keluarga yang memiliki pilihan transportasi terjangkau, dan wisatawan yang dapat menjangkau destinasi lokal dengan lebih praktis. Inilah peran kereta api dalam membuka akses ekonomi skala mikro,” kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan. Kecamatan Nguter sendiri tercatat memiliki jumlah total penduduk mencapai 56.015 jiwa pada tahun 2025.

“KAI akan terus menjaga layanan di Stasiun Pasarnguter agar tetap aman, nyaman, dan mudah diakses. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kereta api untuk menikmati perjalanan akhir pekan, mengenal potensi daerah, serta mendukung ekonomi warga Sukoharjo,” kata Wisnu.

Pihak manajemen PT Kereta Api Indonesia merilis data statistik perkembangan angkutan tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026. Data tersebut memperlihatkan mobilitas masyarakat yang cukup dinamis dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api.

Dari total populasi wilayah Nguter, terdapat sebanyak 37.997 jiwa yang masuk kategori usia produktif. Sektor pertanian di wilayah kecamatan tersebut juga menghasilkan komoditas cabai rawit mencapai 1.240 kuintal.

Selain itu, institusi BPS mencatat hasil panen buah mangga daerah tersebut mencapai 13.530 kuintal. Potensi budaya lokal juga diperkuat pengakuan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2023. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Jadwal Lengkap Babak 32 Bes...

Peneliti UB Temukan Empat Spesies Kumbang Baru

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Peneliti UB Temukan Empat S...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.