Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putra Tri Ramadan Sukses Menyabet Emas di World Climbing Series Praha 2026

📅 Senin, 08 Jun 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putra Tri Ramadan Sukses Menyabet Emas di World Climbing Series Praha 2026 Doc: Antara
Ket. Dokumentasi atlet panjat tebing disiplin lead Indonesia Putra Tri Ramadani atau Srondeng saat beraksi dalam World Climbing Series Praha 2026, di Ceko, Kamis (4/6/2026).

Jakarta - Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro menyebut emas dari Putra Tri Ramadani atau Srondeng dalam disiplin lead di World Climbing Series Praha 2026, Ceko, menjadi momentum kebangkitan atlet-atlet muda.

"Emas dari Srondeng ini memberi gambaran kerja keras seluruh tim di tempat pelatnas, ini menjadi catatan sejarah kami semua bahwa nomor lead berhasil menjadi juara dunia," kata pria yang yang juga Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia itu, Senin.

Dia menjelaskan, keberhasilan atlet tersebut merupakan buah dari kerja keras yang telah dibangun dalam jangka panjang oleh seluruh elemen tim nasional, sehingga patut dijadikan contoh bagi atlet muda.

Kolaborasi para pelatih, ofisial, dan seluruh tim disiplin lead yang selama bertahun-tahun membangun fondasi pembinaan secara berkesinambungan mulai menemukan hasil positif secara konsisten.

Selain Srondeng, atlet Ravianto Ramadhan dan Raviandi Ramadhan juga kerap menjadi andalan Indonesia untuk sektor putra. Sementara atlet muda Alma Ariella Tsany mulai menjadi andalan untuk sektor putri.

Dalam final yang berlangsung di Praha, Ceko, Senin dini hari WIB, Srondeng tampil gemilang dengan mencatatkan skor 43 untuk merebut medali emas. Hasil itu menempatkannya di posisi teratas di antara tujuh finalis lainnya yang merupakan pemanjat terbaik dunia.

Pada babak final, dia bersaing dengan sejumlah atlet elite dunia seperti Sorato Anraku, Neo Suzuki, dan Satone Yoshida dari Jepang. Kemudian Adam Ondra dari Ceko, Luka Potocar (Slovenia), Filip Schenk (Italia), dan Jakob Schubert (Austria).

Suzuki meraih medali perak dengan skor 39, sedangkan Schubert membawa pulang medali perunggu setelah membukukan skor 37.

Keberhasilan di Praha menjadi pencapaian terbesar Putra sebagai satu-satunya atlet dari Indonesia yang sukses menyabet emas di World Climbing Series. Dia sempat menembus babak final seri Koper, Slovenia pada September 2025, namun hanya finis di peringkat keenam dengan skor 40+.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.