Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Kuat M6,1 Guncang Afghanistan, Getarannya Dirasakan di Berbagai Provinsi

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Kuat M6,1 Guncang Afghanistan, Getarannya Dirasakan di Berbagai Provinsi Doc: Facebook/Geography
Ket. Gempa bumi berkekuatan 6,1 melanda Afghanistan pada hari Sabtu (27/6), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). 

KABUL - Gempa bumi berkekuatan 6,1 melanda Afghanistan pada hari Sabtu (27/6), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). 

Gempa dirasakan secara luas oleh para jurnalis AFP di berbagai provinsi Afghanistan, serta di ibu kota Pakistan, Islamabad.

USGS mencatat episentrum berada di timur laut Afghanistan pada kedalaman 208,3 kilometer (129,4 mil).

Bangunan-bangunan bergetar di Kabul, seorang jurnalis AFP melaporkan adanya retakan besar yang membentang di dinding bagian dalam.

Para jurnalis juga merasakan gempa di provinsi Balkh dan Badakhshan, yang berbatasan dengan beberapa negara termasuk Tajikistan dan Pakistan.

Di sebelah timur, getaran dirasakan di provinsi-provinsi termasuk Nangarhar dan Khost.

Rincian mengenai korban jiwa dan kerusakan belum segera tersedia.

Gempa bumi sering terjadi di Afghanistan, terutama di sepanjang pegunungan Hindu Kush, dekat tempat bertemunya lempeng tektonik Eurasia dan India.

Pada bulan April, gempa berkekuatan 5,8 di provinsi Badakhshan menewaskan 12 orang dan mengguncang banyak wilayah di negara itu.

Pada Agustus 2025, gempa dangkal berkekuatan 6,0 di bagian timur negara itu menghancurkan desa-desa di lereng gunung dan menewaskan lebih dari 2.200 orang.

Beberapa minggu kemudian, gempa berkekuatan  6,3 di Afghanistan utara menewaskan sedikitnya 27 orang.

Gempa besar di Herat bagian barat, dekat perbatasan Iran, pada tahun 2023 dan di provinsi Nangarhar bagian timur pada tahun 2022 menewaskan ratusan orang dan menghancurkan ribuan rumah.

Banyak rumah di negara yang sebagian besar pedesaan ini -- yang hancur akibat perang selama beberapa dekade -- dibangun dengan asal-asalan.

Jaringan komunikasi dan infrastruktur yang buruk di daerah pegunungan Afghanistan telah menghambat respons bencana di masa lalu. Pihak berwenang selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari kesulitan mencapai desa-desa terpencil untuk menilai sejauh mana kerusakan yang terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Sebut Kuba 'Negara Gagal', ...
Luar Negeri
Bank Sentral Selandia Baru ...
Nasional
Kemensos dan PT Pos Siapkan...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.