Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kalsel Bangun Layanan Jantung Terpadu dan Kedokteran Nuklir

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 08:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kalsel Bangun Layanan Jantung Terpadu dan Kedokteran Nuklir Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kalsel Muhidin (kanan) meninjau lokasi pembangunan gedung layanan jantung terpadu dan kedokteran nuklir di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (26/6/2026).

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan pembangunan layanan jantung terpadu dan kedokteran nuklir di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin guna memperkuat layanan kesehatan rujukan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat berobat ke luar daerah.

Gubernur Kalsel, Muhidin, di Banjarmasin pada Jumat (26/6) telah meninjau lahan seluas sekitar satu hektare yang disiapkan untuk pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu di rumah sakit tersebut sebagai bagian dari rencana pengembangan fasilitas kesehatan milik Pemprov Kalsel.

Muhidin mengatakan layanan kedokteran nuklir menjadi kebutuhan penting karena mampu mendukung diagnosis berbagai penyakit secara lebih rinci dan akurat. Kehadiran fasilitas itu juga akan melengkapi layanan CT Scan berteknologi tinggi yang telah dimiliki pemerintah daerah.

“Pembangunan ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk tempat menginap bagi pasien dan keluarga selama menjalani pengobatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan usulan pembangunan dijadwalkan mulai pada 2027. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, fasilitas kesehatan tersebut mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk melayani masyarakat.

“Layanan itu nantinya terbuka bagi seluruh masyarakat, baik peserta BPJS, pasien umum maupun skema pembiayaan lainnya. Pemerintah provinsi ingin memastikan warga memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Muhidin.

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi langkah strategis meningkatkan kapasitas layanan rujukan di Kalimantan Selatan, terutama untuk diagnosis penyakit menggunakan teknologi kedokteran nuklir serta penanganan penyakit jantung secara terpadu.

Dia menyatakan rumah sakit telah memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan layanan tersebut. Saat ini, kebutuhan utama adalah penyediaan peralatan medis beserta sarana dan prasarana pendukung agar layanan dapat segera dioperasikan setelah pembangunan selesai.

“Kami berharap pembangunan segera direalisasikan sehingga masyarakat Kalimantan Selatan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk memperoleh layanan kedokteran nuklir maupun pelayanan jantung terpadu, sekaligus memperluas akses terhadap layanan kesehatan modern dan berkualitas,” ujar Tabiun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
PSIM Yogyakarta Resmi Datan...
Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.