Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

13 Ribu Hektare Persawahan di Serdang Bedagai Terdampak Banjir

📅 Senin, 01 Des 2025, 23:25 WIB | Oleh:
13 Ribu Hektare Persawahan di Serdang Bedagai Terdampak Banjir Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan (dua dari kiri) didampingi Kalak BPBD Sergai Abdul Rahman Purba, Kadis Pertanian Sergai Dedi Iskandar menyerahkan bantuan bibit padi kepada Ketua Gapoktan Gemaripah Sei Rejo Sahrizal, Minggu (1/12/2025).

Sergai - Sekitar 13 ribu hektare lahan persawahan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara terdampak banjir akibat hujan lebat melanda daerah itu selama beberapa hari terakhir.

Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan di Seirampah, Selasa, mengatakan dari luas tanam 19 ribu hektare lahan persawahan di 10 kecamatan di Serdang Bedagai, seluas 13 hektare terdampak banjir dengan usia tanaman padi satu hari hingga 60 hari setelah tanam (HST).

Seluas 13 ribu lahan tersebut tersebar di Kecamatan Tebing Tinggi, Sei Bamban, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Bandar Khalifah, Tebing Syahbandar, Tanjung Beringin, Pantai Cermin, Perbaungan, dan Pegajahan.

"Kita berharap banjir segera surut sehingga tanaman padi petani terselamatkan, untuk tanaman padi yang puso, pihak Dinas Pertanian akan terus melakukan pendataan, selanjutnya akan dikirimkan ke instansi terkait di provinsi, sembari berupaya mengusulkan bantuan benih padi," katanya.

Untuk meringankan beban masyarakat, khususnya petani, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menyalurkan bantuan bibit kepada gapoktan terdampak bencana.

Ia mengakui dengan luas areal persawahan 13 hektare yang terendam banjir, tentunya akan berpengaruh pada pergeseran waktu musim tanam.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu petani dalam menghadapi kesulitan petani pasca-bencana banjir, salah satunya dalam upaya membantu benih padi," katanya.

Ketua Gapoktan Gemaripah Desa Sei Rejo, Sahrizal, mengatakan luas areal persawahan di Desa Sei Rejo yang terendam banjir 486 hektare dengan usia tanam rata-rata 20 hari.

"Dengan situasi banjir seperti ini kemungkinan besar tanaman padi kami akan puso," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.