Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 920 Jiwa, Warga Geram Respons Pemerintah Dinilai Lamban

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 920 Jiwa, Warga Geram Respons Pemerintah Dinilai Lamban Doc: Istimewa
Ket. Hingga kini, ribuan relawan bersama tim penyelamat masih terus berpacu dengan waktu di tengah tumpukan reruntuhan. Harapan untuk menemukan korban yang masih hidup semakin menipis, namun proses pencarian belum dihentikan.

CARACAS – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang pesisir utara Venezuela terus bertambah. Hingga Jumat (26/6), pemerintah mencatat sedikitnya 920 orang meninggal dunia, sementara hampir 3.000 lainnya mengalami luka-luka.

Dari The Guardian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, berjanji pemerintah akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin korban yang masih tertimbun reruntuhan. Ia juga mengonfirmasi tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara mulai berdatangan guna membantu operasi kemanusiaan.

Dua gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo yang terjadi secara beruntun menghancurkan ribuan bangunan di wilayah pesisir, terutama La Guaira, Caraballeda, dan Catia La Mar. Sejumlah hotel, gedung apartemen, rumah sakit, hingga fasilitas publik mengalami kerusakan berat.

Namun di tengah upaya penyelamatan, kemarahan masyarakat semakin meluas. Banyak warga mengaku harus mencari anggota keluarga mereka dengan tangan kosong karena lambatnya kehadiran tim penyelamat pemerintah dan minimnya peralatan evakuasi.

Seorang paramedis yang ikut mencari ibunya di reruntuhan apartemen mengaku tidak melihat petugas pemerintah selama beberapa jam pertama setelah gempa. Bersama warga lainnya, mereka terpaksa membongkar puing-puing secara manual demi menyelamatkan korban yang diduga masih hidup.

Kondisi serupa juga terjadi di berbagai lokasi terdampak. Warga bergotong royong mengevakuasi korban tanpa alat berat, sementara bangunan yang roboh terus menyulitkan proses pencarian.

Bantuan internasional kini mulai mengalir. Amerika Serikat mengirim personel militer dan dukungan logistik atas instruksi Presiden Donald Trump. Selain itu, Brasil, Kolombia, Meksiko, Spanyol, Prancis, Turki, Swiss, dan sejumlah negara lain juga menawarkan bantuan kemanusiaan serta mengirim tim penyelamat.

Di sisi lain, bencana ini kembali menyoroti rapuhnya infrastruktur Venezuela. Rumah sakit yang rusak dipenuhi pasien yang harus dirawat di area parkir, sementara kekurangan obat-obatan, peralatan medis, dan tenaga kesehatan memperburuk situasi darurat.

Pengamat menilai pemerintah tidak siap menghadapi bencana sebesar ini, meski Venezuela berada di kawasan yang rawan gempa. Bertahun-tahun krisis ekonomi, minimnya investasi pada layanan publik, serta memburuknya sistem kesehatan disebut membuat kapasitas tanggap darurat negara tersebut melemah.

Kelompok oposisi juga mempertanyakan minimnya keterlibatan militer dalam operasi penyelamatan. Mereka menilai pengerahan personel dan peralatan berat seharusnya dilakukan lebih cepat untuk memperbesar peluang menemukan korban selamat.

Hingga kini, ribuan relawan bersama tim penyelamat masih terus berpacu dengan waktu di tengah tumpukan reruntuhan. Harapan untuk menemukan korban yang masih hidup semakin menipis, namun proses pencarian belum dihentikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.