Rupiah Rontok 4,2 Persen di Tengah Gejolak Global
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 06:20 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA – Rupiah melemah 705 poin atau sekitar 4,20 persen sepanjang tahun ini, mencerminkan besarnya tekanan eksternal dan domestik terhadap stabilitas ekonomi nasional. Eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel menjadi sentimen utama yang memicu penguatan dollar AS sebagai aset aman (safe haven), sehingga mendorong arus keluar modal dari negara berkembang termasuk Indonesia.
Kondisi tersebut diperparah oleh kenaikan harga minyak dunia yang meningkatkan beban impor energi bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak. Di sisi lain, depresiasi rupiah juga menunjukkan tingginya sensitivitas pasar keuangan domestik terhadap ketidakpastian global dan pergerakan modal asing.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (13/5), berada di level 17.476 rupiah per dollar AS atau jauh melampaui posisi terakhir pada 2025 di level 16.771 rupiah per dollar AS. Kurs rupiah saat ini berada di atas target dalam APBN 2026 sebesar 16.500 rupiah per dollar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menilai penguatan rupiah disebabkan aksi ambil untuk terhadap dollar AS pasca mengalami penguatan cukup tajam. “Penguatan rupiah terjadi seiring aksi ambil untung (profit taking) terhadap dollar AS setelah sebelumnya mengalami penguatan cukup tajam pasca rilis data inflasi Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar,” katanya di Jakarta, Rabu (13/5).
Tercatat, tingkat inflasi tahunan AS mencapai level tertinggi pada bulan April 2026 sejak Mei 2023, yakni 3,8 persen, sebagaimana dilaporkan Anadolu. Ekspektasi pasar berada di angka 3,7 persen untuk bulan April, sementara angka bulan Maret 2026 di posisi 3,3 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!