Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Umumkan Terobosan Diplomatik Israel-Lebanon, Hizbullah Tetap Menolak

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 02:30 WIB | Oleh:
AS Umumkan Terobosan Diplomatik Israel-Lebanon, Hizbullah Tetap Menolak Doc: Istimewa
Ket. Para negosiator dari Lebanon dan Israel menandatangani "kesepakatan kerangka kerja" tentang penyerahan wilayah di Lebanon selatan yang diduduki Israel setelah pembicaraan yang dimediasi AS di Washington, DC.

WASHINGTON DC – Amerika Serikat mengumumkan tercapainya kesepakatan kerangka kerja antara Israel dan Lebanon sebagai langkah awal menuju penyelesaian konflik di perbatasan kedua negara. Kesepakatan tersebut lahir setelah empat hari perundingan trilateral yang dimediasi Washington.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut hasil pembicaraan ini sebagai awal dari proses diplomasi yang masih panjang. Menurutnya, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan sebelum kedua negara benar-benar mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Meski demikian, rincian isi kesepakatan belum dipublikasikan. Pemerintah AS hanya menegaskan bahwa kerangka tersebut akan menjadi dasar bagi negosiasi lanjutan mengenai wilayah Lebanon selatan yang hingga kini masih diduduki pasukan Israel.

Harapan terhadap kemajuan diplomatik itu langsung dibayangi perkembangan di lapangan. Israel masih mempertahankan pasukannya di Lebanon selatan dan serangan militer dilaporkan tetap berlangsung meski intensitasnya menurun. Dalam salah satu serangan terbaru, tiga orang dilaporkan tewas di wilayah selatan Lebanon.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menegaskan pasukannya akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon selatan hingga Hizbullah dilucuti. Pernyataan itu dinilai memperkecil peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Hizbullah menolak proses perundingan tersebut. Kelompok itu menilai negosiasi tanpa keterlibatan mereka hanya akan mengorbankan kedaulatan Lebanon dan menguntungkan Israel. Hizbullah tetap menuntut penarikan penuh pasukan Israel sebagai syarat utama menuju perdamaian.

Kesepakatan ini juga muncul di tengah upaya mempertahankan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati dalam nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran. Dokumen tersebut menyerukan penghentian seluruh operasi militer, termasuk di Lebanon, namun bentrokan di lapangan masih terus terjadi.

Washington berharap kerangka perundingan terbaru dapat membuka jalan bagi penyelesaian konflik secara permanen. Duta Besar Lebanon untuk AS menyebut kesepakatan ini sebagai langkah awal untuk memulihkan kedaulatan negaranya dan memungkinkan warga kembali ke wilayah yang terdampak perang.

Sementara itu, perwakilan Israel menyatakan optimistis negosiasi telah kembali ke jalur yang benar dan dapat mengarah pada hubungan damai antara kedua negara.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai peluang keberhasilan masih penuh tantangan. Selain tidak melibatkan Hizbullah sebagai aktor utama di lapangan, mereka menilai isu pendudukan wilayah Lebanon dan jaminan keamanan kedua negara masih menjadi hambatan terbesar yang harus diselesaikan dalam putaran negosiasi berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.