Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Kembali Serang Iran, Balas Serangan Drone ke Kapal Kargo Singapura

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 10:05 WIB | Oleh:

Pada tanggal 17 Juni, AS dan Iran sepakat untuk mengakhiri permusuhan berdasarkan nota kesepahaman 14 poin, yang juga menyerukan agar Iran menggunakan "upaya terbaiknya untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial tanpa biaya selama 60 hari".

Dalam sebuah unggahan di X setelah serangan balasan AS, Wakil Presiden JD Vance mengatakan jika Iran "memiliki ketidaksepakatan tentang bagaimana MOU tersebut diterapkan, mereka dapat menghubungi kami melalui telepon".

"Namun kekerasan akan dibalas dengan kekerasan," tambahnya.

Namun, Ebrahim Azizi, kepala komisi keamanan nasional parlemen Iran, mengatakan di media sosial bahwa AS telah "menyerang Iran di tengah negosiasi sekali lagi".

Ia melanjutkan dalam unggahan media sosialnya: "Pelanggaran gencatan senjata yang sembrono ini, seperti biasa, akan menyebabkan mundurnya mereka dan penyesalan. Saling menyalahkan tidak akan berhasil lagi."

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat sore, Trump menolak menjawab pertanyaan tentang bagaimana AS mungkin menanggapi serangan pesawat tak berawak itu, atau apakah dia menganggap gencatan senjata masih berlaku.

"Anda akan tahu," katanya. "Saya tidak suka fakta bahwa mereka melakukan tembakan kemarin. Mereka seharusnya tidak melakukan itu."

Ketika ditanya mengapa ia percaya Iran akan melakukan operasi semacam itu, Trump hanya mengatakan bahwa "mereka sedikit berbeda".

Dalam beberapa hari terakhir, Trump dan pejabat AS lainnya bersikeras negosiasi dengan Iran berjalan dengan baik, dan mengatakan bahwa Iran telah menghentikan usulan pengenaan tol pada kapal yang melintas melalui Selat Hormuz.

Dalam unggahan Truth Social pada hari Rabu, Trump mengatakan Iran telah memberi tahu AS "tidak akan ada biaya tol, biaya asuransi, dan biaya lain apa pun yang diminta atau diterima".

"Jika informasi ini salah, negosiasi akan segera berakhir," tambahnya.

Kapal kargo yang terkena proyektil pada hari Kamis adalah Ever Lovely, sebuah kapal berbendera Singapura.

Menurut badan keamanan maritim Inggris, UKMTO, kapal tersebut tertabrak 7,5 mil laut di sebelah tenggara pelabuhan Dahit, Oman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jembatan Donat Dukuh Atas I...
Megapolitan
Meriah! Pengunjung Padati "...
Nasional
Pembangunan monumen galodo ...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.