Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbas Dugaan Match Fixing, BWF Mendadak Kirim Dokumen Aturan Integritas ke Atlet Indonesia!

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 06:35 WIB | Oleh:
Imbas Dugaan Match Fixing, BWF Mendadak Kirim Dokumen Aturan Integritas ke Atlet Indonesia! Doc: ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Ket. Arsip - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi (kiri) dan Nita Violina Marwah (kanan) pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6).

JAKARTA - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengirimkan berkas aturan integritas terbaru untuk dipelajari oleh para atlet Indonesia buntut penyelidikan dugaan kasus pengaturan pertandingan (match fixing), Rabu (12/8).

Langkah ini ditindaklanjuti jajaran pelatih dan pengurus PBSI dengan memperketat pengawasan serta pengarahan regulasi harian agar seluruh pemain terhindar dari pelanggaran integritas.

"Ya selalu diperingatkan ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu, dikirim aturan baru ya, maksudnya dari BWF ke kami, buat ya untuk dipelajari lagi, karena banyak banget dan memang harus kami teliti lah, harus hati-hati," kata Amri kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

Saat ini BWF tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pelanggaran integritas yang menyeret nama-nama atlet Indonesia diduga terlibat dalam match fixing.

Imbas atas dugaan tersebut, BWF mengirimkan aturan integritas untuk dicermati ulang oleh atlet Indonesia.

Amri mengatakan materi tersebut diberikan dalam bentuk dokumen. Setelah itu, para pelatih akan memberikan arahan agar para atlet memahami lebih dalam soal regulasi yang ada.

"Iya itu dijelaskan kok, dijelaskan terus juga selalu diingatkan dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih," ungkap Amri.

Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa pelatih berperan sebagai perpanjangan tangan dari pengurus PBSI untuk mengingatkan soal aturan integritas.

"Jadi mungkin kami diingatkan dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih," tutur Nita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.