Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Dijajaki Wamenekraf dengan Tabletoys Indonesia untuk Penguatan Pertumbuhan Gim Lokal ke Pasar Global

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 18:52 WIB | Oleh:
Kolaborasi Dijajaki Wamenekraf dengan Tabletoys Indonesia untuk Penguatan Pertumbuhan Gim Lokal ke Pasar Global Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Tabletoys Indonesia yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (30/4).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar mendorong aktivasi penguatan distribusi gim lokal tumbuh berkelanjutan melalui event internasional.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada pasar lokal, tetapi harus melakukan aktivasi penguatan distribusi gim lokal tumbuh berkelanjutan melalui event internasional,” kata Wamenekraf Irene dalam keterangan resmi yang diterima, pada Jumat.

Menurut Irene, pentingnya penguatan pasar domestik sebagai fondasi pertumbuhan gim lokal menuju pasar global. Kemudian, peluang subsektor gim akan semakin terbuka dengan aktivasi pada event internasional.

Ia berharap ke depannya, setiap pegiat gim lokal juga terus berkomunikasi dengan asosiasi dan masukkan tiap produk kreatif atau gim yang dibuat melalui Ekraf Hunt.

Dalam hal ini, Wamenekraf menjajaki peluang sinergi dengan Tabletoys Indonesia, board game lokal yang potensial.

Subsektor gim ini dinilai memiliki ekosistem yang bernilai tambah serta membawa identitas lokal menuju market global.

Gim lokal, kata dia, bukan sekadar permainan untuk hiburan, tetapi harus mendapat lisensi atau perlindungan kekayaan intelektual.

“Banyak event yang bisa kami dorong untuk tempat showcase board games bersama Tabletoys Indonesia. Dengan demikian subsektor gim bisa sukses karena memiliki nilai ekonomi dan menjadi medium edukasi,” ujar Irene.

Tabletoys Indonesia memulai perjuangan sejak 2016 melalui Board Game Store dan berlanjut ke 2017 dengan Board Game Library sebagai masa perkenalan board game dan persiapan market.

Hingga tahun 2018, menjadi Board Game Publisher dengan meluncurkan board game lokal: Waroong Wars serta berlanjut partisipasi ke pameran internasional.

Dari sisi pejuang ekraf, Direktur Utama Tabletoys Indonesia, Martin Ang menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan distribusi gim lokal ke pasar dalam negeri serta dukungan asosiasi yang dianggap belum mewakili kepentingan para publisher gim.

Ia juga mengatakan pihaknya berfokus untuk menguatkan branding, baik lokal maupun internasional sehingga membutuhkan bantuan untuk bisa difasilitasi.

“Kami memulai dari komunitas lalu berkembang hingga bisa membawa gim Indonesia ke pasar internasional. Tabletoys Indonesia tentu harus sustain and scale up. Kami juga butuh eksistensi internasional supaya mendapat pendampingan untuk registrasi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI),” ujar Martin Ang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.