Lebih Nyaman dan Terpusat, Ini Tahapannya Keberangkatan Jemaah Umrah Terminal 2F Bandara Soetta
📅 Jumat, 26 Jun 2026, 14:17 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasTANGERANG – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah umrah.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) secara bertahap dilayani secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang dilengkapi berbagai fasilitas khusus.
Peningkatan pelayanan ini juga merujuk kepada Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor SE-DJPU 12 Tahun 2026 tentang Pengaturan Layanan Penumpang Angkutan Udara Haji dan Umrah Melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandar Udara Soekarno-Hatta.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta,Heru Karyadi mengatakan keberangkatan melalui terminal khusus ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan lebih nyaman, tertib, dan tertata bagi para jemaah umrah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci.
“Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah dipersiapkan secara optimal untuk melayani kebutuhan jemaah umrah. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, area yang lebih luas, serta dukungan operasional yang dirancang khusus, kami ingin memastikan setiap jemaah memperoleh pelayanan terbaik sejak awal perjalanan ibadahnya,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Terminal seluas 27.418 meter persegi ini dilengkapi fasilitas yang dirancang untuk kenyamanan jemaah umrah dan keluarga pengantar, antara lain ruang tunggu berkapasitas hingga 3.000 orang dan masjid seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung sekitar 1.000 jemaah.
Sebanyak 20 konter check-in juga khusus disiapkan bagi jemaah umrah sehingga proses pelaporan keberangkatan dan drop baggage jemaah umrah dilakukan secara terpisah dari penumpang reguler, untuk proses keberangkatan yang lebih cepat dan nyaman.
Di samping itu, petugas bandara secara khusus berfokus memberikan layanan jemaah haji dan umrah, karena tidak ada penumpang reguler di terminal ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun sejalan dengan Surat Edaran Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026, maskapai penerbangan yang melayani jemaah umrah rombongan akan menerapkan skema split operation secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pada tahap awal yakni mulai 1 Juli 2026, jemaah umrah yang menggunakan maskapai Long Air, Hainan Airlines dan Saudia Airlines akan memproses keberangkatan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Tahap berikutnya mulai 8 Juli 2026 mencakup jemaah umrah yang berangkat dengan maskapai Scoot dan Turkish Airlines, dan mulai 15 Juli 2026 mencakup jemaah umrah dengan maskapai Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates dan Etihad Airways.
Heru Karyadi menjelaskan tahapan ini untuk memastikan proses transisi operasional berjalan optimal serta memberikan waktu bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyesuaikan proses pelayanan kepada jemaah.
“Penerapan dilakukan secara bertahap agar layanan bagi jemaah umrah berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai, PPIU, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” jelas Heru.
Sebelumnya, Terminal 2F telah melayani keberangkatan jemaah umrah melalui sejumlah tahapan pengoperasian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!