Ini Cara Ovo Lindungi Pengguna dari Penipuan Digital lewat Autentikasi, AI, dan Deteksi Fraud
📅 Jumat, 26 Jun 2026, 21:27 WIB | Oleh: Haryo BronoSeiring dengan berkembangnya taktik kejahatan digital, sistem keamanan juga perlu terus beradaptasi. Karena itu, Ovo turut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai lapisan perlindungan tambahan untuk membantu mengantisipasi dan memitigasi ancaman fraud yang semakin kompleks.
Pemanfaatan AI ini memperkuat kemampuan sistem dalam membaca pola, mendeteksi anomali, serta mengenali risiko yang sulit diidentifikasi secara manual. Ovo memastikan bahwa pemanfaatan teknologi AI ini diimplementasikan secara bertanggung jawab, transparan, dan tetap menghormati hak-hak nasabah sebagai subjek data. Dengan pendekatan ini, Ovo dapat mengambil langkah pencegahan yang lebih cepat dan lebih proaktif.
Beberapa bentuk pemanfaatan AI dalam ekosistem keamanan Ovo mencakup:
- Deteksi manipulasi gambar dan dokumen digital
Ovo memanfaatkan teknologi AI untuk mendeteksi pemalsuan pada dokumen atau gambar yang diunggah, seperti indikasi bukti transfer palsu atau manipulasi identitas. Sistem dapat secara otomatis mendeteksi anomali digital yang sulit terlihat secara kasat mata, termasuk mengidentifikasi gambar hasil rekayasa Generative AI, sehingga potensi penipuan dapat dicegah sejak tahap awal.
- Pemetaan dan pemutusan jaringan sindikat penipuan
AI juga membantu Ovo memetakan anomali transaksi yang melibatkan jaringan penipuan dengan lebih cepat. Kemampuan ini memungkinkan sistem mengenali pola penipuan terorganisir dan mengidentifikasi kelompok akun yang mencurigakan. Dengan demikian, langkah pembatasan dan pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif untuk melindungi ekosistem pengguna.
- Identifikasi cepat tren social engineering terkini
Modus social engineering terus berkembang, mulai dari penipuan berkedok layanan pelanggan, manipulasi tautan, hingga skenario penipuan yang dirancang untuk membuat pengguna membagikan data rahasia. Melalui analisis tren pelaporan dan pola aktivitas, AI membantu Ovo mengenali modus baru secara lebih cepat sehingga langkah pencegahan dan edukasi kepada pengguna dapat dilakukan dengan lebih tepat waktu.
Keamanan Digital Tetap Membutuhkan Peran Aktif Pengguna
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski aplikasi telah didukung dengan sistem keamanan berlapis, pengguna tetap memegang peran penting dalam menjaga keamanan akun. Pengguna diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN dan OTP, tidak mengklik tautan mencurigakan, tidak mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, serta memastikan perangkat tidak dimodifikasi secara ilegal.
Pengguna juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas layanan pelanggan dan meminta data pribadi, PIN, OTP, password, atau akses ke perangkat. Ovo tidak pernah meminta informasi rahasia tersebut melalui telepon, chat, maupun tautan yang tidak resmi.
Dengan kombinasi autentikasi pengguna, sistem deteksi fraud yang proaktif, dan kebiasaan digital yang aman, Ovo terus berupaya menghadirkan pengalaman transaksi digital yang praktis, nyaman, dan terlindungi bagi para pengguna.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ke depan, Ovo akan terus memperkuat edukasi keamanan digital dan mengembangkan sistem perlindungan aplikasi agar masyarakat semakin percaya diri dalam menggunakan layanan keuangan digital untuk kebutuhan sehari-hari,” lanjut Ovo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!