Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf Tekankan Kontribusi Perempuan Dalam Industri Ekraf

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Wamenekraf Tekankan Kontribusi Perempuan Dalam Industri Ekraf Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menjadi pembicara dalam acara Srikandi Vol. 2 bertajuk “Women Shaping Creative Ecosystem” di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Jumat (1/5).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyoroti pentingnya peran perempuan untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk arah dan nilai ekonomi kreatif.

“Segala sesuatu yang kreatif pasti kan cantik-cantik. Yang punya mata untuk melihat yang bagus kaum perempuan, sedangkan kita juga membutuhkan kaum lelaki untuk make sure yang indah-indah juga functional, itulah ekonomi kreatif,” kata Irene dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dalam acara Srikandi Vol. 2 bertajuk “Women Shaping Creative Ecosystem” di Jakarta, Jumat (1/5), Irene mengatakan sekitar 60 persen sektor kreatif dipimpin oleh perempuan dan semua berperan dalam menghadirkan perspektif estetika sekaligus memperkuat kolaborasi lintas peran. Dominasi perempuan tampak di sejumlah subsektor seperti fesyen, kriya, dan kuliner.

Namun, keterlibatan perempuan juga semakin terlihat di sektor lain seperti gim, yang mulai melahirkan talenta perempuan berprestasi di tingkat internasional. Dia menekankan bahwa kesetaraan dalam industri kreatif tidak hanya tercermin dari partisipasi, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan dampak ekonomi nyata.

"Kreativitas harus mampu menciptakan nilai tambah dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menambahkan bahwa hadirnya ruang seperti Srikandi Vol. 2 menjadikan pemerintah bersama dengan pegiat ekraf dan pihak swasta dapat berkolaborasi terutama untuk perempuan.

Dalam sesi itu, Veronica menjelaskan program Care Ekonomi menjadi peta jalan untuk pengakuan, pengurangan, dan redistribusi beban pengasuhan (3R) untuk mendorong kesetaraan gender dan meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan.

"Dengan adanya kesempatan yang sama, dengan adanya ruang seperti ini yang sama, kita bergerak bersama. Artinya berkolaborasi dengan Kementerian Ekraf memastikan ruang itu ada untuk para perempuan. Program Care Ekonomi itu menjadi sebuah peta jalan yang harus kita kembangkan supaya kapasitas building perempuan, untuk punya akses atau ruang untuk bekerja dan kesempatan. Selain itu, tapi juga ada kapasitas building untuk helper-nya," ujarnya.

Srikandi Vol. 2 merupakan inisiatif Lippo Mall Nusantara sebagai platform kolaboratif yang mempertemukan pelaku industri kreatif perempuan, pelaku UMKM, serta ekosistem gaya hidup dalam satu ruang terpadu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

Acara ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Co-Founder Setali Indonesia sekaligus Movement Builder in Sustainable Fashion Intan Anggita Pratiwie, Chairman of Indonesian Floriculture Association Friesia Sutjiati Widjaja, serta Founder Fashion Crafty Jakarta & Creative Education Enabler Megasandra Simanjuntak.Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.