Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia
📅 Kamis, 25 Jun 2026, 20:50 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
TANGERANG, BANTEN - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menilai langkah inisiatif Whitesky Group dalam mengenalkan perkembangan teknologi Electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) ikut mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.
"eVTOL bukan hanya soal teknologi transportasi udara. Di dalamnya ada peluang baru untuk pariwisata, layanan mobilitas premium, pengalaman publik, infrastruktur, talenta, dan ekosistem kreatif berbasis teknologi," kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi pada Kemenekraf Muhammad Neil El Himam di Tangerang, Kamis (25/6).
Ia mengapresiasi, dengan adanya langkah inisiatif dari Whitesky mengkolaborasikan antara teknologi, kreativitas, dan inovasi dalam membangun masa depan transportasi Indonesia melalui penyelenggaraan Welcoming The Future of Air Mobility di Cengkareng Heliport, Tangerang, Banten.
Menurutnya, pengenalan masa depan mobilitas udara dengan konsep Advanced Air Mobility, Urban Air Mobility, dan teknologi eVTOL kepada berbagai pemangku kepentingan nasional dapat membantu mendorong ekonomi di dalam negeri.
"Karena itu, pembahasannya perlu melibatkan berbagai sektor, bukan hanya industri penerbangan," tuturnya.
Dia menyebutkan, teknologi mobilitas udara tidak hanya menghadirkan inovasi dalam sektor transportasi, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat daya saing nasional, mendorong lahirnya talenta unggul, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara sektor teknologi, industri kreatif, pendidikan, dan transportasi.
"Pemerintah menyampaikan apresiasi terhadap langkah Whitesky Group yang menghadirkan ruang diskusi mengenai masa depan mobilitas udara," kata dia.
Sementara itu, Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mengatakan bahwa perkembangan Urban Air Mobility harus dipandang sebagai bagian dari transformasi ekonomi masa depan.
"Pentingnya kolaborasi antara teknologi, kreativitas, dan inovasi dalam membangun masa depan transportasi Indonesia," ucapnya.
Menurut Denon, Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan ekosistem Urban Air Mobility. Selain memiliki kebutuhan konektivitas yang tinggi, Indonesia juga memiliki kekuatan pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pasar domestik yang besar.
"Whitesky Group menilai bahwa pengembangan Urban Air Mobility dapat menghadirkan berbagai peluang baru, mulai dari konektivitas bandara-kota, layanan mobilitas premium, pengembangan destinasi wisata, layanan logistik masa depan, hingga berbagai model bisnis berbasis teknologi yang belum banyak berkembang di Indonesia saat ini," jelas dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!