Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donat Gandum, Camilan Manis yang Lebih Ramah untuk Gaya Hidup Sehat

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 10:47 WIB | Oleh:
Donat Gandum, Camilan Manis yang Lebih Ramah untuk Gaya Hidup Sehat Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Acara peluncuran Donat Gandum OG di gerai Humble Baker di Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/6). Momen ini dihadiri langsung oleh Deddy Corbuzier bersama putranya, Azka Corbuzier, CEO Humble Baker Ibnu Pratama, serta Nada Tarina Putri.

JAKARTA – Humble Baker, jaringan bakery yang didirikan Deddy Corbuzier, memperluas lini produknya dengan meluncurkan Donat Gandum OG by Humble Baker. Produk terbaru ini hadir sebagai upaya menghadirkan camilan yang tetap nikmat, namun lebih sesuai dengan tren gaya hidup sehat yang kini semakin berkembang di Indonesia.

Peluncuran donat gandum tersebut digelar di gerai Humble Baker di Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/6), dan dihadiri langsung oleh Deddy Corbuzier bersama putranya, Azka Corbuzier, CEO Humble Baker Ibnu Pratama, serta Nada Tarina Putri.

Sejat berdiri pada 2025, Humble Baker memang memosisikan diri secara berbeda dari bisnis kuliner milik figur publik pada umumnya. Alih-alih hanya mengandalkan tren pastry atau dessert premium, Humble Baker mengusung konsep roti artisan berbahan gandum dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat dinikmati masyarakat luas.

Konsep tersebut juga sejalan dengan citra Deddy Corbuzier yang selama ini dikenal sebagai pegiat kebugaran dan gaya hidup sehat. Melalui Humble Baker, ia ingin menghadirkan pilihan roti dan makanan berbasis gandum yang lebih mudah diakses tanpa harus identik dengan harga premium. Peluncuran Donat Gandum OG menjadi langkah terbaru perusahaan dalam memperluas pilihan produk yang menggabungkan cita rasa dengan komposisi nutrisi yang lebih baik.

Deddy mengakui dirinya termasuk orang yang sangat disiplin dalam mengatur pola makan. Ia terbiasa menghitung asupan kalori, gula, hingga kandungan nutrisi setiap makanan yang dikonsumsi, sehingga jarang menikmati donat.

"Saya biasanya ngukur kalori, ngukur gula, dan sebagainya. Jadi jarang sekali makan donat. Paling seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali," ujarnya.

Menurut Deddy, kehadiran donat berbahan dasar gandum membuatnya memiliki pilihan camilan yang lebih sesuai dengan pola hidup yang dijalankinya. Meski tidak mengklaim sebagai makanan sehat sepenuhnya, produk tersebut dinilai memberikan rasa bersalah yang lebih kecil dibandingkan donat konvensional.

"Kalau ada donat dari gandum, rasa bersalahnya lebih berkurang. Bukan berarti ini makanan sehat sepenuhnya, tetapi lebih ke less guilty. Jadi makan dengan rasa bersalah yang lebih sedikit," katanya.

Ia menegaskan bahwa konsep makanan yang lebih sehat bukan berarti seseorang bebas mengonsumsinya tanpa memperhatikan pola makan secara keseluruhan.

"Berani enggak makan donat ini tiap hari? Berani. Tapi yang enggak boleh itu habis makan donat, siangnya makan makanan tinggi kalori lagi, lalu ditutup minuman manis. Itu yang enggak boleh," ujarnya.

Menurut Deddy, menjaga kesehatan tidak cukup hanya memilih satu makanan yang lebih baik, tetapi harus menjadi bagian dari pola hidup yang konsisten, mulai dari olahraga hingga pengaturan asupan nutrisi harian. Ia bahkan menerapkan disiplin tersebut di lingkungan keluarganya.

"Di keluarga saya ada aturan, enggak nge-gym, enggak makan. Jadi semua harus olahraga. Saya sendiri rutin gym dan renang, makanan juga dijaga dan dihitung kalorinya," katanya.

Meski demikian, Deddy menilai menjalani pola hidup sehat tidak berarti harus menghilangkan seluruh makanan favorit.

"Boleh makan cheesecake, boleh makan donat, enggak ada masalah. Yang penting mayoritas pola makan kita tetap baik. Jangan bikin hidup susah. Nikmati saja, asal tetap seimbang," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Megapolitan
Waduh! Judol Jadi Pemicu Ti...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Nasional
Saat Merah Putih Berkibar d...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.