Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu Ingatkan ASN dan Warga, Jangan Manfaatkan Celah dalam Proses SPMB.

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 10:58 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu Ingatkan ASN dan Warga, Jangan Manfaatkan Celah dalam Proses SPMB. Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu,Rabu (24/6)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan sportif dan menghindari kecurangan.

'Khususnya kepada ASN agar menggunakan cara-cara yang sportif, dimana zonasi itu untuk pemerataan pendidikan. Kita juga tidak menyalahgunakan kebijakan pemerintah karena biar sekolah lainnya terisi," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Rabu.

Untuk itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bengkulu telah diminta untuk memperketat pengawasan terkait pemindahan data Kartu Keluarga (KK) jelang pelaksanaan SPMB 2026.

"Sekarang saya juga minta Disdukcapil Kota Bengkulu agar tidak mudah untuk memindahkan data KK. Tapi secara aturan diperbolehkan, misal anaknya sekolah di SMA 5 dan orang tuanya berada di kabupaten itu boleh dipindahkan asal memiliki izin pemilik KK," terang Dedy.

Selain itu seluruh kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu telah membuat fakta integritas agar tidak boleh menerima tanpa prosedur SOP.

Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu juga telah membuat nomor layanan bagi siapapun yang merasa dirugikan boleh lapor atau mendatangi posko pengaduan, sebagai sarana memastikan proses SPMB berjalan transparan, bersih, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, maupun titipan siswa.

"Kami ingin memastikan pelaksanaan SPMB berjalan bersih dan transparan. Jika ada laporan masyarakat terkait dugaan pungli, gratifikasi, atau pelanggaran lainnya, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menambahkan.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku dan pemerintah kota juga tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB.

Medy menerangkan pemerintah telah mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB agar menjalankan tugas sesuai aturan, dan jika ditemukan oknum ASN maupun pihak sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tegas.

Dengan adanya posko pengaduan tersebut, Pemkot Bengkulu berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik yang mengikuti proses penerimaan siswa baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...
Rona
Insidious 6 Ubah Aturan Bes...
Daerah
Cuaca Kering dan Panas Suli...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.