Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Ciamis: Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Selesai

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Ciamis: Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Selesai Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supani. 

CIAMIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyampaikan status Siaga Bencana Hidrometeorologi di Ciamis dari Oktober 2025 sudah selesai, hanya  sampai 30 April 2026, yang selanjutnya bersiap melakukan penanganan bencana kemarau.

"Selesai, tapi sepertinya diperpanjang cuma belum ada rilis resmi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Sabtu (02/5).

Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menerbitkan surat keputusan penetapan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, dampak musim penghujan mulai Oktober 2025 sampai akhir April 2026.

Selama penetapan status itu, kata dia, jajaran BPBD maupun instansi lainnya diinstruksikan untuk siap siaga melakukan penanganan dengan cepat dan tepat apabila terjadi bencana alam.

Meski saat ini status siaga bencana sudah berakhir, kata dia, namun kondisi cuaca di wilayah Ciamis masih terjadi hujan sehingga kemungkinan akan ada perpanjangan status tersebut.

"Masih ekstrem, tapi nanti menunggu pernyataan pusat, ya," kata Ani.

Ia menyampaikan selama masih turun hujan pada awal Mei 2026 masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam untuk selalu waspada dan menghindari daerah rawan tersebut.

"Iya diimbau selalu waspada saat turun hujan," katanya.

BPBD Ciamis mencatat selama ditetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak awal Januari sampai April 2026 tercatat ada 301 kejadian bencana alam.

Selama periode itu tercatat bencana alam tanah longsor sebanyak 125 kejadian, kemudian 20 kejadian banjir, dan 156 kejadian cuaca ekstrem.

Dampak dari bencana itu, kata dia, satu orang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor, kemudian satu luka-luka, dan menderita dampak bencana alam sebanyak 3.018 jiwa atau 1.011 Kepala Keluarga (KK), selanjutnya warga yang mengungsi sebanyak 311 jiwa atau 53 KK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.