Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Kantongi Izin Empty Leg untuk Penerbangan Haji dari Arab Saudi

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 15:22 WIB | Oleh:
Indonesia Kantongi Izin Empty Leg untuk Penerbangan Haji dari Arab Saudi Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6).

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan bahwa otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA) memberikan izin resmi kepada maskapai Garuda Indonesia untuk mengisi kompartemen kosong atau empty leg saat pemulangan pesawat carter haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa pemberian izin penerbangan ini merupakan kabar baik hasil dari rangkaian proses diplomasi intensif yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri.

"GACA memberikan izin kepada penerbangan kita, dalam hal ini Garuda Indonesia, untuk mengisi istilah dalam penerbangan itu empty leg. Jadi selama ini pesawat haji kita yang berstatus charter selalu pulang dalam kondisi kosong," kata dia.

Dahnil menjelaskan bahwa persoalan pesawat yang pulang dalam kondisi tanpa penumpang tersebut sebelumnya menjadi fokus perhatian utama dari Presiden Prabowo Subianto yang kemudian memerintahkan lintas kementerian untuk mencari solusi konkret.

Menindaklanjuti perintah Presiden itu, kata dia, Kemenhaj bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan Direktur Utama Garuda Indonesia menggelar pertemuan lanjutan untuk memastikan instruksi tersebut dapat dieksekusi mulai musim haji tahun ini dan seterusnya.

Guna memanfaatkan ruang kosong pada penerbangan pulang tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk mendorong promosi objek wisata domestik agar dapat dijual secara maksimal kepada masyarakat Timur Tengah, khususnya warga Arab Saudi.

"Nah, penumpangnya siapa? penumpangnya inilah yang kemudian kami bicarakan dengan Kementerian Pariwisata supaya kemudian mendorong pariwisata kita, objek wisata kita di Indonesia itu bisa dijual ke masyarakat Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia," cetusnya.

Dahnil mengungkapkan langkah taktis ini diambil mengingat besarnya potensi perputaran dana, di mana data mencatat total jamaah haji dan umrah asal Indonesia yang berangkat ke Arab Saudi setiap tahunnya mencapai 3,2 juta orang, terdiri atas 3 juta orang umrah dan 221.000 orang haji.

Kemenhaj mencatat nilai uang yang beredar dan ikut berangkat ke Arab Saudi dari sektor tersebut berkisar antara Rp120 triliun - Rp180 triliun, sehingga Presiden meminta dibentuk tim khusus (task force) untuk meminimalisir cash outflow dan menciptakan cash inflow.

"Jadi ini catatan penting dan mudah-mudahan dari komitmen ini, komitmen Presiden ini, bisa membangun ekosistem ekonomi haji di satu sisi, dan juga pariwisata kita di sisi lain, dan memperkuat national flight kita yaitu Garuda Indonesia," kata dia menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Nasional
Viral Modus Foto AI, Pria M...

Korban Tewas Tembus 2.100, Ebola Kongo Meluas ke Provinsi Keenam

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Korban Tewas Tembus 2.100, ...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.