Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Semeru Kembali Erupsi Disertai Letusan Setinggi 1,2 Km

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Semeru Kembali Erupsi Disertai Letusan Setinggi 1,2 Km Doc: PVMBG
Ket. Gunung Semeru erupsi disertai letusan setinggi 1,2 km di atas puncak pada Kamis (25/6/2026).

LUMAJANG - Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan (mdpl) mengalami erupsi disertai letusan setinggi 1,2 kilometer di atas puncak pada Kamis (25/6).

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis 25 Juni 2026 pukul 09.24 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1,2 km di atas puncak atau 4.876 mdpl," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.

Berdasarkan catatan petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat sebanyak lima kali erupsi sejak pukul 05.44 WIB yang merupakan erupsi pertama pada Kamis dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.36 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak, kemudian pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak, lalu erupsi kembali pada pukul 07.32 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati 700 meter di atas puncak, dan erupsi kelima pada pukul 09.24 WIB.

Ia menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," kata Liswanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Waspada Flu Burung! Papua N...
Luar Negeri
Mesir: Hubungan Pendidikan ...
Daerah
ASDP Percepat Penanganan Ke...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 4
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.