Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Sebanyak 2.533 Rumah Warga Rusak akibat Gempa di Sigi 

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: Sebanyak 2.533 Rumah Warga Rusak akibat Gempa di Sigi  Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Warga berdiri di depan rumahnya yang rusak berat akibat gempa bermagnitudo 6,7 di Desa Kamarora A, Kecamtan Nokilalaki, Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (17/6/2026).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.533 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang diiringi oleh lebih dari seribu kali kejadian gempa susulan sejak gempa utama pada 16 Juni 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan data akumulasi aktivitas gempa susulan tersebut dihimpun berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai dengan Selasa (23/6) pukul 24.00 waktu setempat.

"Dari total 1.349 gempa susulan yang terjadi, terdapat 49 gempa yang dirasakan oleh masyarakat, dengan gempa terbesar berkekuatan magnitudo 5,3 yang tercatat sebanyak satu kali," kata dia.

Meskipun jumlah pemantauan gempa bumi susulan tersebut cukup tinggi, kata dia, pihak BMKG mencatat aktivitas kegempaan susulan di lapangan saat ini sudah menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

Sementara itu pemutakhiran data sementara menunjukkan sebanyak 3.600 Kepala keluarga (KK) atau 9.609 jiwa di Kabupaten Sigi terdampak bencana tersebut, dengan seluruh korban luka dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis dan sudah pulih.

Rincian kerusakan bangunan sementara meliputi 1.979 rumah rusak ringan, 277 rumah rusak sedang, dan 277 rumah rusak berat, serta kerusakan pada 110 rumah ibadah yang terdiri dari 29 masjid dan 81 gereja.

Fasilitas lain yang juga mengalami kerusakan adalah 19 gedung perkantoran, termasuk Kantor Bupati dan Bapperinda, 35 bangunan sekolah, 10 puskesmas, dua rumah adat, dua jaringan air bersih, serta enam fasilitas umum lainnya, yang saat ini masih menunggu hasil verifikasi teknis struktur bangunan.

Guna penanganan dampak bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi masih menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi selama 14 hari sejak 16 hingga 30 Juni 2026, dengan pendampingan penuh dari BNPB bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain itu Abdul menambahkan bahwa ada sebanyak 50 rumah hunian sementara (huntara) yang sudah dalam proses pembangunan untuk nantinya ditempati oleh para penyintas gempa bumi.

Huntara tahap pertama tersebut dibangun pemerintah secara terpusat di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Luar Negeri
Volkswagen Lakukan PHK Besa...

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.