Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

4.245 Kepala Keluarga di Lombok Barat Mengalami Krisis Air

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:45 WIB | Oleh:
4.245 Kepala Keluarga di Lombok Barat Mengalami Krisis Air Doc: ANTARA/ HO-Polres Sumenep
Ket. Penyaluran bantuan air bersih ke Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Sumenep Minggu (21/6).

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 4.245 kepala keluarga (KK) di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), terdampak krisis air bersih menyusul fenomena hari tanpa hujan selama satu bulan terakhir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kondisi kekeringan tersebut memicu penurunan drastis pasokan sumber air domestik warga.

"Fenomena hari tanpa hujan dalam sebulan ini berimplikasi langsung pada kesulitan masyarakat di lima kecamatan untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian mereka," kata dia.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat, Selasa (23/6), sebaran warga terdampak meliputi 1.357 KK di Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong dan 306 KK di Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar.

Selanjutnya dampak kekeringan juga melanda kawasan Kecamatan Gerung dengan rincian 500 KK di Desa Banyu Urip dan 718 KK di Desa Giri Tembesi, diikuti 630 KK di Desa Kuripan Selatan Kecamatan Kuripan),  serta 734 KK di Desa Persiapan Penanggak Kecamatan Batulayar.

Guna mengantisipasi dampak kedaruratan yang meluas, Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Lombok Barat bergerak cepat memprioritaskan pengerahan empat unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing armada sebanyak 5.000 liter ke kawasan terdampak.

Dia menambahkan, otoritas penanggulangan bencana daerah setempat juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna mempertebal suplai bantuan logistik air ke kantong-kantong permukiman warga.

"BPBD berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Barat, PDAM Giri Menang Mataram termasuk sektor dunia usaha lainnya untuk memaksimalkan pendistribusian air bersih melalui penambahan armada mobil tangki air maupun pasokan air bersih," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Nasional
BKKBN Percepat Penanganan K...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.